Berita Surabaya

Khofifah Dorong Peningkatan Kualitas Garam Madura Jadi Garam Industri

Potensi penghasil garam yang disandang Madura harus dimaksimalkan agar bisa memberi kemanfaatkan masyarakat

Khofifah Dorong Peningkatan Kualitas Garam Madura Jadi Garam Industri
surya/istimewa
Khofifah Indar Parawansa berfoto bersama mahasiswa usai memberi materi dalam kegiatan mahasiswa baru Universitas Trunojoyo Madura, Jumat (17/8/2018). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Nasib petani garam di Madura yang kian memprihatinkan menjadi hal yang diperhatikan  Gubernur Jawa Timur terpilih 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa.

Harga garam Madura yang murah bahkan tidak sampai Rp .1500 per kg salah satunya disebabkan karena kurangnya kualitas garam jika ditinjau dari kandungan yodium dan juga kandungan NaCl nya.

Oleh sebab itu Khofifah berkomitmen ingin meningkatkan kualitas garam produksi Madura menjadi garam yang masuk kualifikasi garam industri.

"Nah saya ingin meningkatkan kadar yodium dan juga kadar NaCl pada garam yang diproduksi masyarakat Madura. Karena hal ini menjadi spesifikasi yang bisa memasukkan garam Madura sebagai garam industri," kata Khofifah yang diwawancara usai hadir dalam kegiatan mahasiswa baru Universitas Trunojoyo Madura, Jumat (17/8/2018).

Sebab menurutnya menjadi aneh ketika Madura sebagai pulau penghasil garam namun saat ini Indonesia masih mengimpor garam dari negara lain.

Potensi penghasil garam yang disandang Madura harus dimaksimalkan agar bisa memberi kemanfaatkan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warganya.

"Kalau garam industri sudah bisa diproduksi dan tercukupi dari Madura maka saya rasa tidak perlu lagi impor garam masuk ke sini," kata Khofifah.

Peningkatan kadar iodium dan juga kadar NaCl pada garam Madura diupayakan dengan mendatangkan teknologi pertanian garam yang cocok dengan topografi dan juga jenis garam yang dihasilkan di pulau Madura

Khofifah akan berkoordinasi dengan perguruan tinggi dan juga pihak-pihak yang bisa menghasilkan teknologi tepat guna untuk meningkatkan kadar yodium dan jumlah kadar NaCl pada garam Madura.

"Kalau kualifikasi kadar yodium garam Madura tinggi dan kadar NaCl nya juga tinggi, maka akan menjadi potensi yang luar biasa bagi pulau garam ini. Dan bisa mengembalikan kejayaan para petani garam di Madura seperti dulu," ucap Khofifah.

Bahkan dulu sempat ada idiom kalau ada warga Madura yang berangkat haji pastilah dia berprofesi sebagai petani garam.

Hal itulah yang juga ingin dibangkitkan oleh Khofifah kembali, yaitu untuk menyejahterakan petani garam.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved