Breaking News:

Citizen Reporter

Harus Keluar dari Zona Nyaman

Selama perjalanan malam, para peserta diminta melalui jalan yang gelap. Mereka harus menyampaikan informasi yang didapat dari titik awal.

Editor: Endah Imawati
Harus Keluar dari Zona Nyaman
ist

Ada hal menarik yang dilakukan PT Petrosida Gresik dalam membentuk karyawan-karyawan mereka agar memiliki etos kerja yang baik. Mulai Senin (23/7/2018) bertempat di Depo Pendidikan Bela Negara (Dodik Belneg) Rindam V Brawijaya, sebanyak 65 orang karyawan menempuh diklat pembinaan mental dan kedisiplinan.

Diklat itu berlangsung sampai Minggu (5/8/2018). Seluruh peserta diklat didampingi, dibina, dan dilatih oleh pelatih agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Letda Inf Budi Sutrisno, salah satu pelatih dalam diklat itu menuturkan, peserta diklat adalah karyawan yang sudah masuk 1-4 tahun di perusahaan mereka. “Pimpinan perusahaan menginginkan mereka agar lebih memiliki etos kerja, kedisiplinan, dan rasa hormat kepada atasan di lingkungan kerja,” tuturnya.

Banyak program latihan yang diberikan kepada peserta diklat selama 2 minggu itu, antara lain wawasan kebangsaan, PBB, beladiri yong moodo, proxy war, Pancasila, cara memberi instruksi, paham radikal, outbond, caraka malam, dan masih banyak materi lainnya. Para pelatih diklat dengan bersemangat dan tegas menyampaikan materi diklat kepada peserta diklat.

“Ada dua hal yang ingin ditekankan kepada peserta diklat, yaitu mengenai sikap dan kedisiplinan,” ucap Mayor Inf Sunardi Wakil Komandan Dodik Bela Negara.

Segala aktivitas dan jadwal kegiatan selama diklat benar-benar dilakukan secara disiplin. Para pelatih mengimbau kepada para peserta diklat agar mengikuti diklat ini dengan hati gembira dan senang tanpa adanya tekanan.

Selain materi-materi yang disampaikan di dalam kelas, terdapat pula beberapa bentuk program diklat yang dilaksanakan di luar kelas, antara lain yaitu caraka malam (perjalanan malam). Caraka malam dilaksanakan Kamis (2/8/2018) di Desa Lesanpuro, Kota Malang.

“Peserta diklat kebanyakan di tempat yang terang bekerjanya. Itu sebabnya diadakan caraka malam biar mereka keluar dari zona nyaman,” tutur Serka Edy Yulianto staf urusan pengamanan.

Selama perjalanan malam, para peserta diklat diminta untuk melalui jalan yang gelap tanpa penerangan. Mereka diminta untuk menyampaikan informasi yang didapat dari titik awal dan disampaikan dengan lengkap ketika sampai di titik akhir. Selama perjalanan peserta diklat melalui beberapa rintangan yang diberikan oleh pelatih.

“Jujur, perjalanannya lumayan jauh dan gelap. Saya kaget ketika ada rintangan kain putih yang di tengah perjalanan,” ujar salah satu peserta diklat dengan wajah letih.

Sebelum penutupan pendidikan, para peserta diajak untuk bersenang-senang yaitu dengan melakukan outbond di lapangan Dodik Bela Negara. Banyak game yang dilakukan, salah satunya yaitu flying fox. Seluruh pelatih berharap agar apa yang didapat oleh peserta selama diklat ini bisa diimplementasikan ketika mereka bekerja.

Anton Agus Setiawan
Teknologi Pendidikan
Universitas Negeri Malang
antonsetiawan3@gmail.com

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved