Berita Gresik

Forum Pemuda Peduli Gresik Desak Pemkab Stop Impor Garam. Ini yang Dilakukan

Puluhan pemuda FPPG unjuk rasa di Pemkab Gresik. Mereka meminta tidak memberi izin usaha impor garam .

Forum Pemuda Peduli Gresik Desak Pemkab Stop Impor Garam. Ini yang Dilakukan
surya/sugiyono
Massa forum pemuda peduli Gresik menaburkan garam di halaman Kantor Pemkab Gresik, Selasa (14/8/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Puluhan pemuda yang tergabung dalam Forum Pemuda Peduli Gresik (FPPG) unjuk rasa di Pemkab Gresik. Mereka meminta pemerintah daerah tidak memberi izin usaha impor garam terhadap perusahaan yang menyalahgunakan izin impor garam.

Unjuk rasa dilakukan dengan membawa sound sistem, spanduk dan poster. Poster tersebut bertuliskan tentang berbagai harapan dan tuntutan terhadap Pemkab Gresik.

Di antara isi tulisan di poster berbunyi 'Jangan biarkan petani garam merintih, selesaikan penyidikan kasus izin impor garam dan usut tuntas penyalahgunaan izin impor garam'.

Puluhan masa secara bergantian menggelar orasi di depan pintu gerbang Kantor Pemkab Gresik.

Mereka meminta Pemkab Gresik menyampaikan kepada kementerian perindustrian untuk menyelesaikan penyidikan kasus penyalahgunaan izin impor garam di PT Garindo Sejahtera Abadi (GSA).

Selain itu, massa juga meminta pemerintah Kabupaten Gresik membantu tim kementerian perindustrian dalam menyelesaikan kasus penyalahgunaan izin impor garam.

"Kami juga meminta pemerintah mencabut izin usaha perusahaan importir garam yang menyalah gunakan garam industri menjadi garam konsumsi," kata Joni Erdian Siswanto, warga Tulong Kecamatan Kedamean, Selasa (14/8/2018).

Massa juga mendesak pemerintah Kabupaten Gresik agar memperhatikan petani garam dengan memberikan harga dasar garam yang layak bagi petani.

Sebab, Gresik mempunyai lahan pertanian garam yang masih luas.

"Gresik masih banyak pertanian garam, sehingga tidak pantas kalau ada importir garam industri dijadikan garam konsumsi rumah tangga," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Sugiyono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved