Sosok

Rutin Yoga dan Konsumsi Makanan Sehat Jadi Potret Gaya Hidup Indri VM

Bagi Indri, yoga itu bukan hanya hal fisik, tetapi juga menanamkan emosi dan pikiran baik.

Rutin Yoga dan Konsumsi Makanan Sehat Jadi Potret Gaya Hidup Indri VM
surya/delya octovie
Indri VM 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kebiasaan yoga rupanya menjadi keputusan yang tepat bagi Indri VM (27). Dari kebiasaannya ini, perempuan yang sedang sibuk bekerja di Bagian Pembayaran Sumi Hotel bisa mencapai berat ideal.

"Saya melakukan semua jenis yoga, seperti astangga, yin, dharma," kata Indri.

Lulusan S1 Social Science Havard University, Inggris, tersebut pernah mencapai berat 60 kg. Karena tidak bisa melakukan olahraga intens yang mengharuskannya berlari maupun melompat, Indri akhirnya memilih yoga untuk menurunkan berat badannya.

Pecinta bacaan kisah era Medieval ini mudah merasakan sakit di bagian perut kirinya jika berolahraga yang membutuhkan banyak tenaga.

Baginya, yoga itu bukan hanya hal fisik, tetapi juga menanamkan emosi dan pikiran baik.

"Saya selalu diingatkan untuk berbaik hati kepada orang lain, selalu bersyukur, dan lain-lain. Karena yoga juga harus didukung dengan lifestyle yang baik, saya juga harus membiasakan eat clean," sambungnya.

Ia memilih makanan homemade yang organik, misalnya kebaikan susu yang tak melulu dari sapi dan kambing, tetapi dari almond atau walnut, cashew, sunflower seed, maupun pumpkin seed.

Ia selalu berusaha masak sendiri dan selalu memasak dengan porsi lebih untuk dibagikan ke teman-teman maupun orang-orang terdekatnya.

"Saya ingin mereka tahu kalau makanan sehat itu juga bisa enak," katanya.

Pengagum Instagram healthy influencer Yoesi Ariyani itu juga membiasakan suaminya memakan makanan sehat, meski suaminya tak bisa lepas dari nasi putih.

Maka dari itu, ia mencampur nasi putih dengan bahan-bahan lain agar lebih bergizi dan kaya serat, seperti kacang polong, jagung, edamame, wortel, agar-agar, sampai matcha powder.

"Nasi putih itu kan gulanya tinggi, jadi diimbangi dengan serat agar dampak buruknya juga berkurang. Kalau yang agar-agar, itu digiling sampai menjadi bubuk, lalu ditaburi saja di beras yang akan dimasak. Belinya agar-agar yang belum diproses," jelasnya.

Lewat kebiasaan ini, Indri bisa mencapai berat badan 45 kilogram, dan kini berada di angka 55 kilogram.

"Mungkin karena lagi happy ya, karena baru saja menikah," ujar Indri yang kemudian tertawa.

Penulis: Delya Octovie
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved