Breaking News:

Berita Pamekasan

Kompor Dibiarkan Menyala dan Ditinggal Jualan, Tiga Toko di Pamekasan Terbakar

Sukirman mengatakan, kemungkinan kebakaran dari kompor gas yang dibiarkan menyala terus, sehingga menimbulkan percikan api.

Penulis: Muchsin
Editor: irwan sy
surya/muchsin
Petugas damkar menyemprotkan air ke arah api yang membakar tiga toko, di Jl Teja, Kelurahan Patemon, Pamekasan, Jumat (10/8/2018). 

Dalam waktu sekejab, api sudah merembet bengkel las dan ke toko pracacangan milik Hozaimah. Tapi saat itu, Hozaimah dan suaminya, pagi harinya pulang kampung menjenguk ayahnya yang sakit, sehingga toko yang juga sebagai tempat tinggalnya itu ikut dilalap api dan tidak ada barang yang berhasil diselamatkan.

Sukirman mengatakan, kemungkinan kebakaran dari kompor gas yang dibiarkan menyala terus, sehingga menimbulkan percikan api.

“Kami sering dengar, istri pemilik warung bakso itu sering menegur suaminya, karena sering lupa mematikan kompor, hingga wajan dan beberapa perabot lainnya hangus,” ujar Sukirman.

Sementara Subeki dan istrinya yang diberitahu jika warung baksonya terbakar, hanya bengong dan tidak percaya.

Ketika tiba di lokasi, Subeki terlihat panik dan tidak bisa bicara hanya. Begitu juga Hozaiman yang datang tergopoh-gopoh hanya termangu melihat tokonya sudah rata dengan tanah.

“Saya dan suami pulang kampung. Pintu toko saya kunci. Sepeda motor Honda Beat sengaja saya tinggal di dalam kini hangus. Sedang uang Rp 10 juta yang terbakar itu, milik adik saya yang jadi TKI nitip, untuk tambahan bangun rumah,” kata Hozaimah, sembari mengais puing-puing kebakaran, mencari perhiasan emas berupa gelang dan kalung yang ikut terbakar.

Koordinator Lapangan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pamekasan, Budi Cahyono, yang ikut membantu memadamkan api, mengatakan, sampai saat ini petugas masih belum bisa memastikan apa penyebabnya. Karena saat kejadian, warung bakso yang selama ini juga menjadi tempat tinggalnya, tidak ada orangnya.

“Keterangan sementara dari warga yang melihat, hanya dari dapur warung bakso terdengar ledakan, yang kemungkinannya dari kompor. Sebab ketika kebakaran berlangsung, aliran listrik masih nyala dan sempat menyetrum petugas damkar, sehingga kami mendatangkan petugas PLN untuk mematikan aliran listriknya,” ungkap Budi Cahyono

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved