Berita Jember
Ribut - ribut Ojek Online dengan Ojek Pangkalan di Jember Malam ini, Bikin Warga Ketakutan
Ditengarai sejumlah opang mendatangi markas pangkalan ojek online karena dianggap menyalahi kesepakatan sebelumnya.
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Parmin
SURYA.CO.ID | JEMBER - Perseteruan ojek online dengam ojek pangkalan di jember berbuntut panjang. Sejumlah ojek pangkalan (opang) terlihat sedang ribut di tempat mangkal ojek online di depan toko retail di Jalan PB Sudirman Patrang, Jember, Rabu malam (8/8/2018).
Ditengarai sejumlah opang mendatangi markas pangkalan ojek online karena dianggap menyalahi kesepakatan sebelumnya. Emosi memuncak, cekcok antar kedua kubu pun tak terhindarkan.
“Saya saat itu sedang mangkal seperti biasanya, tiba-tiba datang sejumlah orang yang mengaku sebagai ojek pangkalan, dan membubarkan ojek online yang sedang mangkal,” terang Sufi seorang ojek online yang biasa mangkal di lokasi itu, Rabu malam (8/8/2018).
Sufi menambahkan, sejumlah opang memaksa agar para ojek online yang sedang mangkal untuk membubarkan diri dan menyepakati kesepakatan boleh mengambil penumpang jika memenuhi jarak 300 meter di beberapa tempat seperti stasiun dan terminal.
“Tapi tidak ada pemukulan, tapi membentak-bentak gitu. Dengan maksud untuk mengusir dan dengan alasan meminta agar menyepakati kesepakatan di Polres tadi,” sambungnya.
Mengetahui rekannya sedang diintimidasi, lanjut Sufi, sejumlah ojek online yang lain datang secara bertahap. Semakin banyak sehingga menyebabkan suasana semakin panas, bahkan lalu lalang kendaraan di jalan terganggu dan macet.
Melihat ada kericuhan antara ojek online dan opang di depan mata, Titik penjaga stan makanan di depan toko retail mengaku ketakutan dan sempat panik karena sejumlah orang yang diketahuinya opang itu saling membentak-bentak.
“Saya takut tadi pas kejadian itu, tiba-tiba sejumlah orang yang gak sampek 10 orang itu langsung berteriak dan membentak-bentak membubarkan ojek online yang sedang mangkal,” ungkapnya.
“Mereka (sejumlah orang yang mengaku opang itu) mengusir para ojek online, dan saya pun takut meninggalkan lapak dagangan karena takut,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/jember-ojek-pangkalan-opang_20180808_230133.jpg)