Pileg Jatim

Kiai Pendukung Khofifah Ajak Muslimat Pilih Caleg yang Partainya Mendukung Khofifah

Kiai Asep, kiai yang juga tim pemenangan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim lalu mendorong muslimat untuk memilih caleg yang partainya dukung Khofifah

Kiai Pendukung Khofifah Ajak Muslimat Pilih Caleg yang Partainya Mendukung Khofifah
SURYAOnline/Fatimatuz Zahro
Pengasuh Pondok Pesantren Ammanatul Ummah, KH Asep Saifuddin Chalim saat diwawancara di Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (7/4/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kiai Asep Syaifuddin Chalim, Pengasuh Pondok Pesantren Ammanatul Ummah yang juga Tim 9 Pemenangan Khofifah - Emil,  mengajak Muslimat NU untuk memilih caleg dari partai-partai yang pada Pilgub Jatim 2018 lalu mendukung pasangan Khofifah-Emil. 

Hal itu dia sampaikan dalam Pertemuan VIII Hidmat NU dan HM NU dan Halal Bi Halal Muslimat NU Surabaya di UINSA Surabaya, Minggu (4/8/2018).

"Muslimat NU harus mendukung pemerintahan Bu Khofifah dan Pak Emil ke depan. Bukan hanya saat pemilihan gubernur tapi juga saat pileg. Caranya yaitu dengan memilih caleg yang diusung oleh partai pengusung Bu Khofifah saat Pilgub," kata Kiai Asep.

Dikatakannya, saat memerintah, Khofifah tentu akan mendapatkan kesulitan jika mayoritas legislatornya tidak mengusung Khofifah saat Pilgub. Sehingga butuh adanya penguatan dari segi legislatif agar tidak banyak yang resisten dengan kebijakan yang akan dijalankan oleh Khofifah dan Emil Dardak.

Tidak hanya itu, Kiai Asep juga berharap agar dalam Pileg ini bisa menghasilkan anggota dewan dari kalangan Muslimat NU. Ia menyontohkan di Surabaya, saat ini belum ada anggota dewan dari Muslimat.

"Oleh sebab itu saya dalam Pileg ini mendukung, mengupayakan dan membiayai calon-calon legislatif dari Muslimat. Ada 15 caleg dari Muslimat yang saya bantu," kata Kiai Asep.

Ia bahkan menyiapkan dana yang tidak sedikit untuk membiayai caleg dalam Pileg 2019 mendatang. Kiai Asep sudah menyediakan dana Rp 22.5 miliar untuk pembiayaan kampanye caleg.

Kiai Asep mengaku rela membiayai pencalegan Muslimat. Termasuk untuk caleg yang diusung partai NU. Dikatakan Kiai Asep, partai NU ada dua yaitu PKB dan PPP. Namun karena PKB tidak lagi berseiring dengan Khofifah dalam Pilgub, maka ia mengaku ingin membesarkan PPP.

"Kalau saya membiayai caleg, maka saat dia jadi caleg tidak akan menyusahkan negara. Tidak akan mengotori negara karena dia tidak sibuk mencari dana untuk mengambalikan biaya kampanye," ucapnya.

Sementara itu, Khofifah mengatakan pada Muslimat untuk tidak menjadikan dirinya sebagai Petugas Muslimat. Pada kader organisasi yang ia pimpin, Khofifah igin agar Muslimat menjadikan dirinya sebagai Muslimat yang diwakafkan untuk melayani masyarakat Jawa Timur.

"Wakafkan saya dari Muslimat, untuk melayani seluruh masyarakat Jawa Timur," kata Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved