Berita Surabaya

Seminar Prodi Ekonomi Syariah STIE Perbanas, Bekali Mahasiswa Jadi Pengusaha Kreatif-Inovatif

Prodi Ekonomi Syariah STIE Perbanas ingin bekali mahasiswa agar kreatif dan inovatif baca peluang bisnis era digital

Seminar Prodi Ekonomi Syariah STIE Perbanas, Bekali Mahasiswa Jadi Pengusaha Kreatif-Inovatif
istimewa
Seminar Nasional Empowerment of Moslem Entrepreneur, Prodi Ekonomi Syariah STIE Perbanas Surabaya. Seminar ini membekali mahasiswa untuk kreatif dan inovatif dalam membaca peluang bisnis di era digital. Bertempat di Auditorium Kampus 1 Jl. Nginden Semolo 34-36 Surabaya, 

SURYA.co.id | SURABAYA - Program Studi (Prodi) Sarjana Ekonomi Syariah STIE Perbanas Surabaya kembali selenggarakan kegiatan rutin tahunan berupa Seminar Nasional. Dengan mengusung tema Empowerment of Moslem Entrepreneur, Prodi Ekonomi Syariah STIE Perbanas ingin membekali mahasiswanya untuk kreatif dan inovatif dalam membaca peluang bisnis di era digital.

Bertempat di Auditorium Kampus 1 Jalan Nginden Semolo 34-36 Surabaya, ratusan peserta mulai dari guru, siswa SMA/SMK/MA, hingga mahasiswa, sangat antusias menimba ilmu dengan narasumber yang handal dan kompeten di bidangnya masing-masing. Para narasumber ini antara lain Yudha Setiawan (Owner Lazizza Restaurant), Nadia Prasetyo (Owner Giyomi Butik), dan Kepala Cabang Bank Muamalat Saifullah Asyik ST MM.

Dalam seminar ini, ketiga narasumber berbagi pengalaman, tantangan, serta kiat-kiatnya untuk meraih kesuksesan dalam berbisnis maupun berwirausaha. Seperti yang dipaparkan Nadia Prasetyo, bahwa bisnisnya sangat mengandalkan perkembangan teknologi digital. Dirinya memberikan tips berwirausaha harus paham dengan tujuan awalnya.

”Ketika berwirausaha, anda harus memahami dulu tujuan awal usaha itu dirintis. Selanjutnya, tinggal update dengan teknologi terkini,” tips Nadia saat mengisi Seminar Nasional pada Senin, 30 Juli 2018 lalu.

Berbeda lagi dengan bisnis yang dijalankan oleh Yudha. Dirinya telah berhasil membawa Lazizaa tumbuh besar di 16 kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan total sebanyak 43 gerai.

Yudha pun memegang teguh konsep SPIRITUAL, yakni system, passive income, innovation, return, increase, trust, unrisk, asset, dan leverage.

”Prinsipnya, transparansi keuangan menjadi hal yang paling saya tekankan dalam membangun sebuah bisnis,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Prodi Sarjana Ekonomi Syairah melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Ketua STIE Perbanas Surabaya Dr Lutfi MFin dengan PT Lazizaa Rahmat Semesta dan Bank Muamalat.

Ketua Prodi S1 Ekonomi Syariah, Dr Wiwik Lestari MSi, menyatakan MoU yang dilakukan bertujuan untuk memudahkan mahasiswanya ikut program magang.

”Jadi, MoU ini memudahkan kami untuk company visit atau mengirimkan mahasiswa magang,” imbuh Wiwik.

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved