Senin, 18 Mei 2026

Berita Gresik

Warga Pantai Utara Gresik Bertahun-tahun Mandi Air Asin, Air Bersih dari SKK Migas Disambut Gembira

Warga di pesisir Pantai Laut Utara Gresik selama ini menggunakan air asin untuk kebutuhan sehari-hari.

Tayang:
Penulis: Sugiyono | Editor: Parmin
surya/sugiyono
AIR BERSIH - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto bersama perwakilan SKK Migas, PGN Saka dan kades di Kecamatan Ujungpangkah meresmikan saluran air bersih dan tawar ke Masyarakat, Kamis (2/8/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Warga di pesisir Pantai Laut Utara Gresik selama ini menggunakan air asin untuk kebutuhan sehari-hari.  Masyarakat yang pengen air tawar dan bersih terpaksa harus membeli dari luar desa.

Keluhan ini disampaikan Abdul Majid warga dusun Kalingapuri, Desa Pangkah Kulon Kecamatan Ujungpangkah Gresik ketika peresmian bantuan air dari SKK Migas - PGN Saka.

Dalam pertemuan itu mengatakan bahwa selama ini membeli air tawar dan bersih setiap bulan bisa menghabiskan sampai Rp 350.000.

"Sekarang ini setelah ada bantuan air bersih bantuan SKK Migas dan PGN Saka saya membayar air hanya Rp 50.000 sampai Rp 60.000 setiap bulan. Ini setelah dua bulan berlangsung ini. Ini lebih murah dibandingkan dengan membeli air tangki," kata Majid, ketika menjawab pertanyaan Kades Pangkah Kulon Achmad Fauron disaksikan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Ali Mahsyar Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa), Kamis (2/8/2018).

Majid menambahkan, dengan adanya air tawar dan bersih itu, masyarakat dapat beribadah dengan lancar. Sebab, biasanya pulang dari tambak hanya mandi sekali, namun setelah ada bantuan air tawar dan bersih bisa mandi 4 sampai 5 kali.

"Air memang kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari, sehingga adanya bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Begitu juga Ali Fauzi, warga Dusun Krajan Dua, Desa Pangkah Kulon Kecamatan Ujungpangkah mengatakan bahwa selama ini mandi dengan air asin.

"Sebelum ada bantuan ini, kami selalu pakai air asin untuk mandi. Segayung air tawar untuk membukakan sabun kemudian dibilas air asin. Setelah ada bantuan air tawar dan bersih sudah segar mandinya," kata Ali.

Sementara Purwanto Nugroho, VP Government Relationship and Social Responsibility PGN Saka, mengatakan bahwa bantuan air tawar dan bersih di wilayah Kecamatan Ujungpangkah ada 4 titik.

Bantuan itu mulai mencari sumber air, pengeboran, pembuatan tandon, sampai sambuangan pipa ke rumah warga.

"Di Ujungpangkah ada 612 sambungan rumah, dan pipa sepanjang 12,2 kilometer sehingga warga dapat menikmati air tawar dan bersih. Targetnya bisa mencapai 800 sambungan rumah," kata Purwanto.

Selain di Kecamatan Ujungpangkah, pada tahun 2017 SKK Migas dan PGN Saka telah membuat sumur bor di 3 tempat wilayah Kecamatan Manyar.

"Kami memiliki komitmen yang sangat besar di wilayah operasi. Kita komitmen mendukung program pemerintah yaitu 1000 sumur dan 100 0 100. Yaitu 100 persen lingkungan bersih, 0 persen lingkungan kumuh dan 100 persen kesehatan masyarakat," katanya.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan program air bersih menjadi program prioritas untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Program seribu sumur bersih dan tawar saat ini sudah 75 persen. Sampai akhir tugas 2020 mudah-mudahan bisa selesai 100 persen dan akan ditambah.

"Kita akan ajak perusahaan untuk koordinasi penggunaan CSR-nya sehingga bisa mencukupi kebutuhan air bersih dan tawar ke masyarakat," kata Sambari.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved