Berita Banyuwangi

Pemkab Banyuwangi Tegur 34 Rumah Makan yang Tak Pasang Alat Monitor Pajak‎

Pemkab Banyuwangi terus menggenjot penggunaan alat monitor pajak di rumah makan-rumah makan. Puluhan rumah makan pun ditegur

Pemkab Banyuwangi Tegur 34 Rumah Makan yang Tak Pasang Alat Monitor Pajak‎
surabaya.tribunnews.com/haorrahman
Petugas memasang striker tanda peringatan pada rumah makan yang tidak memasang e-tax. 

Kepala Disbudpar Banyuwangi M.Y Bramuda menambahkan, rumah makan yang menerima surat teguran ini sebenarnya telah membayar pajaknya kepada daerah, namun diduga jumlahnya belum real sesuai dengan transaksi riil di lapangan. Hal ini salah satunya terindikasi dari keengganan mereka memasang e-tax.

“Selama ini mereka membayar berdasarkan self assessment (penghitungan pribadi) sehingga banyak yang belum sesuai ketentuan. Namun bila alat ini dipakai, setiap transaksi akan terpantau. Berapa konsumen yang datang, akan langsung keluar penghitungan pajaknya. Sebenarnya, ini memudahkan pemilik karena mereka tidak perlu ribet lagi menghitung pajak,” ujar Bramuda.

Bramuda mengatakan, sejak 2017 telah diterapkan tax monitor di sejumlah rumah makan dan warung. Di tahun 2018 ini, telah didistribusikan 500 dari 900 printer thermal (e-tax) yang telah disiapkan untuk wilayah Banyuwangi.

"Seiring meningkatnya sektor pariwisata, rumah makan dan sejenisnya tumbuh pesat di Banyuwangi, yang ini harusnya paralel dengan peningkatan pendapatan daerah. Untuk itu, kami memasang e-tax di seluruh restoran sebagai bentuk kerjasama mereka karena pemerintah juga telah berupaya banyak untuk mendatangkan wisatawan ke Banyuwangi," jelas Bramuda.

"Pajak restoran sebenarnya dipungut dari konsumen restoran. Tinggal restorannya lapor dan menyetorkan pajak dari konsumen tadi ke pemkab sesuai transaksi," tambahnya.

Bramuda menambahkan, potensi pajak yang belum berhasil ditarik (potential loss) dari pajak restoran dan rumah makan sangat besar. Selama ini pajak restoran dan rumah makan “hanya” sekitar Rp 7 miliar per tahun.

“Padahal, kalau setiap restoran memasang e-tax, saya optimistis pajak yang berhasil dipungut bisa mencapai puluhan miliar per tahun,” katanya. 

Baca: Rumah Makan di Banyuwangi Wajib Pasang Tax Monitor. Ini Sanksinya Bila Menolak

Baca: Kuliner Banyuwangi - Berani Jujur, Warung Mie Kecil ini Bayar Pajak Rp 1 Juta Tiap Hari

Penulis: Haorrahman
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved