Berita Surabaya

Imunisasi Difteri Tahap Dua di Kota Surabaya Capai 58,04 Persen

Sama seperti saat putaran pertama, imunisasi ini juga diberikan di puskesmas, posyandu, klinik kesehatan maupun sekolah.

surya/sulvi sofiana
Siswa SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya saat mendapat vaksin difteri, Selasa (31/7/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya mengadakan pemberian vaksin atau imunisasi difteri secara serentak melalui gerakan 'Outbreak Respons Immunization' (ORI) putaran kedua pada bulan Juli dan Agustus 2018.

Hingga saat ini cakupan pemberian vaksin ini sudah mencapai 58,04 persen.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Surabaya, Mira Novia mengungkapkan sasaran kegiatan ORI putaran kedua kali ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik mencapai 753.498.

Tetapi data riil yang diperoleh lebih banyak, yaitu 785.904 anak lebih.

"ORI itu dilakukan tiga kali. Putaran pertama sudah pada bulan Februari-Maret. Saat ini putaran kedua yang berlangsung Juli-Agustus, dan putaran ketiga pada November-Desember mendatang," ujarnya dalam pemberian imunisasi Difteri di SD Muhammadiyah 4 Pucang, Selasa (31/7/2018).

Dikatakannya, imunisasi ini akan diberikan pada anak dengan rentang usia 1 hingga 19 tahun.

"Yang 19 tahun biasanya sudah kuliah, kami kerjasama dengan universitas dan minta bantuan tenaga rumah sakit untuk membantu pemberian vaksin,"paparnya.

Mereka masuk dalam rentang umur yang diimunisasi karena dinilai kekebalan tubuhnya masih lemah terhadap toksin difteri yang dibawa bakteri difteri.

"Sama seperti saat putaran pertama, imunisasi ini juga diberikan di puskesmas, posyandu, klinik kesehatan atau pusat pelayanan kesehatan yang lain, serta sekolah," urainya.

Sosialisasi juga ditingkatkan khususnya pada daerah yang sebelumnya belum mencapai 100 persen.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved