Berita Surabaya

Banyak Buih di Sungai Kalimas Surabaya, DLH Lakukan Pengecekan Air. Bagaimana Hasilnya?

DLH Surabaya mengecek kondisi air di Sungai Kalimas yang kondisinya cukup memprihatinkan. Hasilnya seperti apa?

Banyak Buih di Sungai Kalimas Surabaya, DLH Lakukan Pengecekan Air. Bagaimana Hasilnya?
surabaya.tribunnews.com/pipit maulidiya
Seorang warga memancing ikan di Sungai Kalimas, Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sejumlah masyarakat sekitar Sungai Kalimas, Surabaya mengeluhkan munculnya buih dan aroma tak sedap dari air beberapa hari lalu.

Mendengar hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya kembali menggelar pengecekan rutin kondisi air, Selasa (31/7).

Rombongan DLH meninjau sungai di pintu air Kayoon dan menemukan kondisi air yang tidak baik.

Pertama Ali Murtadho, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH mengatakan kadar oksigen sampel tersebut hanya sebesar 1,3 miligram per liter.

"Padahal seharusnya minimal di atas 3 miligram per liter," katanya.

Baca: 80 Persen Perut Ikan di Sungai Brantas Mengandung Mikroplastik dan Mikro Fiber

Angka 1,3 dirasa sudah mengkhawatirkan karena mendekati angka 0 yang berarti tidak terdapat oksigen sama sekali di sungai tersebut.

Ali Murtadho menambahkan, ini bisa saja karena limbah domestik.

Saat ini, lanjut Ali, kekentalan air sungai tidak wajar, terlihat lebih kental dari biasanya.

"Ini karena air sungai telah tercampur limbah deterjen dan jarang hujan. Sebenarnya limbah domestik tidak boleh dibuang langsung ke sungai tapi diolah dulu di IPAL," tambahnya.

DLH mengaku sudah melakukan patroli rutin enam kali dalam setahun. Hal ini bertujuan selain untuk mengecek kondisi air, sekaligus memastikan tidak adanya pembuangan limbah ke sungai.

Karena pernah ada satu kasus di mana ada orang membuang sampah di sungai.

Langkah yang akan diambil DLH dalam ha lini adalah berencana menambah IPAL Komunal.

"Habisnya sekitar Rp 400 juta," tutupnya. 

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved