Berita Surabaya

Elisabeth Glory Victory Sampaikan Pendapat Lewat Vlog

Kompetisi vlog ini durasinya selama satu menit dan diunggah melalui Instagram pribadi masing-masing peserta.

Elisabeth Glory Victory Sampaikan Pendapat Lewat Vlog
surya/sulvi sofiana
Elisabeth Glory Victory 

SURYA.co.id | SURABAYA – Upaya menyampaikan pendapat saat ini tidak hanya dilakukan secara konvensional secara langsung.

Video menjadi salah satu media yang banyak digemari anak muda saat ini.

Untuk itu Elisabeth Glory Victory (20), mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Petra (UK Petra) memutuskan membuat vlog dan mengikutsertakannya dalam kompetisi.

Tak tanggung-tanggung, kompetisi yang ia ikuti yaitu kompetisi vlog kategori kontribusi untuk negeri yang diadakan Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia.

Dalam vlog Kontribusiku untuk Negeri, peserta kompetisi harus membuat vlog yang berisi pendapat dan usulan atas kinerja pemerintah Indonesia.

“Kompetisi vlog ini durasinya selama satu menit dan diunggah melalui Instagram pribadi masing-masing peserta. Dan saya tak menyangka bisa jadi pemenang,” urai gadis yang biasa disapa Ory ini.

“Dalam vlog saya menyatakan keinginan agar masyarakat Indonesia terutama anak-anak muda dan kaum terpelajar tidak lagi apatis dan peduli terhadap politik,”jelasnya.

Sebagai mahasiswa, Ory sering mendengar perkataan teman-temannya siapapun pemimpinnya, tidak akan ada perubahan, politik dianggap jauh dari lingkungannya.

Buruknya persepsi terhadap pemerintah ini menimbulkan apatisme di kalangan mahasiswa.

“Rasa kecewa menghambat kontribusi anak muda untuk membuat gebrakan, padahal kita anak-anak muda adalah kunci perubahan,” ungkap alumnus SMAKr Petra 2 ini.

Menyongsong 100 tahun Indonesia di tahun 2045 mendatang, mahasiswi kelahiran Ambon ini mengungkapkan keinginannya untuk menghentikan distrust politik yang ada.

“Indonesia butuh pemimpin, tapi bukan hanya di bidang politik, tetapi juga di sosial media. Karena itulah yang menyuntik informasi bagi mahasiswa seperti kami, agar menceritakan bahwa harapan itu masih ada dan bahkan sangat terang bagi yang mau berjuang,” ujar mahasiswa semester lima ini.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved