Gerhana Bulan 2018

Gerhana Bulan 2018, Nelayan Diminta Ekstra Waspada

Gerhana bulan 2018 akan terjadi malam nanti. Para nelayan pun diminta untuk ekstra waspada. Apa alasannya?

Gerhana Bulan 2018, Nelayan Diminta Ekstra Waspada
SERAMBI/M ANSHAR
Proses gerhana bulan total direkam menggunakan lensa teleskop refractor 900 mm di Kantor Kandepag Aceh, Selasa (31/1/2018). 

SURYA.co.id | TUBAN - Gerhana bulan 2018 yang terlama akan terjadi tengah malam nanti, tepatnya saat pergantian dari hari Jumat (27/7/2018) ke Sabtu (28/7/2018).

Gerhana bulan kali ini tergolong sebagai gerhana bulan super blue blood moon, karena bulan akan memancarkan warna dengan semburat kemerah-merahan.

Fenomena alam ini diperkirakan akan mulai pukul 00.15 WIB malam nanti, dan puncaknya adalah pada pukul 03.22 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Joko Ludiyono mengatakan, gerhana bulan akan berdampak pada cuaca laut.

Air laut akan pasang, karena ada pertemuan dengan tekanan angin dari Australia.

"Air laut akan pasang, ada pertemuan angin dari negeri kanguru," ujar Joko kepada wartawan, Jumat (27/7/2018).

Dengan adanya dampak air laut pasang tersebut, mantan camat Widang itu mengharap agar para nelayan juga berhati-hati. Joko meminta agar nelayan intensif mengecek kondisi perahu, dan juga kesehatan.

"Kami menghimbau nelayan hati-hati dan mengecek kondisi perahu. Gerhana bulan berdampak pada cuaca laut," pungkasnya.

Baca: Masjid Jami Malang Gelar Sholat Gerhana Bulan 2018 Dari Tengah Malam Sampai Subuh. Ini Jadwalnya

Baca: Gerhana Bulan pada 28 Juli 2018, Perbanyak Sedekah dan begini Tata Cara Shalat Gerhana

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved