Berita Surabaya

Entas Kemiskinan, Khofifah akan Lanjutkan Program Jalin Matra Pakde Karwo, Ditambah Ini

Khofifah menyebutkan program yang besar potensinya untuk dilanjutkan adalah Jalin Matra.

Entas Kemiskinan, Khofifah akan Lanjutkan Program Jalin Matra Pakde Karwo, Ditambah Ini
surya/ahmad zaimul haq
Khofifah Indar Parawansa memperlihatkan Surat Penetapan KPU Jatim terkait dirinya dan Emil Dardak resmi sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih periode 2019 -2024. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur terpilih untuk periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa dirinya akan meneruskan sejumlah program dari pemerintahan Gubernur Soekarwo. Khofifah menyebutkan bahwa program yang besar potensinya untuk dilanjutkan adalah program Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera (Jalin Matra).

Tidak hanya itu, Khofifah mengatakan bahwa rekomendasi program yang disusun rivalnya dalam Pilgub 2018, Gus Ipul dan Mbak Puti juga akan dilakukan sinkronisasi. Tim navigasi program, yang sudah ia bentuk dikatakan Khofifah saat ini sedang bekerja untuk melakukan sinkronisasi.

"Pada prinsipnya kami ingin melakukan double C, yaitu continuity and change. Misalnya yang continuity dalam hal pengentasan kemiskinan Pakde Karwo punya Jalin Matra, maka ini akan coba kami efektifkan lagi dengan dibantu zooming dari TNP2K dari pusat," kata Khofifah, Rabu (25/7/2018).

TNP2K ini adalah Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan yang langsung di bawah wakil presiden.

Dikatakan Khofifah, dua pekan lalu dirinya sudah sempat bertemu dengan Wapres Jusuf Kalla. Dan saat itu ia juga bertemu dengan deputi dan dirjen lengkap, termasuk sekretaris eksekutif TNP2K.

"Nah saya minta ke sekretaris eksekutif TNP2K, saya minta pada Pak Bambang untuk zooming per RT dan RW di Jawa Timur apa yang membuat kemiskinn di Jawa Timur masih tinggi," kata Khofifah.

Sebab berdasarkan data Maret 2018, pengentasan kemiskinan di Jawa Timur terendah dibandingkan Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Dari data yang dirilis resmi, sebanyak 633.900 orang miskin yang sudah terentaskan dari garis miskin ternyata Jawa Timur terendah.

"Data itu menyebutkan, dari 633.900 yang sudah dientaskan keluar dari strata kemiskinan ternyata 300 ribu bisa dientaskan di Jawa Tengah, lalu sebanyak 158 ribu dientaskan dari Jawa Barat, dan di Jatim hanya 72 ribu yang dientaskan," urai Khofifah.

Oleh sebab itu, Khofifah meminta agar ada zooming sehingga ada pola intervensi yang tepat agar bisa cepat mengentaskan kemiskinan di Jawa Timur.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved