Pilkada 2018

Resmi Menang Pilgub Jatim, Khofifah Mengaku Dapat Pesan ini dari Jokowi

Dalam Pilgub Jawa Timur, Khofifah-Emil mendapatkan suara 10.465.284 suara masyarakat Jawa Timur atau 53.55 persen.

Resmi Menang Pilgub Jatim, Khofifah Mengaku Dapat Pesan ini dari Jokowi
surya/ahmad zaimul haq
Khofifah didampingi sejumlah komisioner KPU Jatim dan pengurus parpol memperlihatkan surat penetapan dirinya sebagai Gubernur Jatim terpilih periode 2019 -2024, Selasa malam (24/7/2018). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak resmi ditetapkan KPU sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, Selasa (24/7/2024).

Dalam Pilgub Jawa Timur, Khofifah-Emil mendapatkan suara 10.465.284 suara masyarakat Jawa Timur atau 53.55 persen.

Saat menyampaikan pidato kemenangannya di depan KPU, Bawaslu, partai pengusung dan juga relawan, Khofifah mengaku mendapatkan pesan khusus dari Presiden Joko Widodo.

"Pada saat quick count tanggal 27 Juni 2018 lalu, saat sudah ada indikasi kemenangan dari hasil lembaga survei yang mengadakan hitung cepat, saya dapat telfon dari dari sejumlah pejabat pusat, termasuk Pak Presiden Jokowi," kata Khofifah.

Dalam sambungan telekomunikasi itu, Khofifah mengaku mendapatkan sejumlah wejangan dari orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Ada dua hal yang diucapkan. Tentu yang pertama, sebagaimana dikatakan Khofifah, adalah ucapan selamat.

Jokowi memberikan selamat lantaran Khofifah akhirnya menang dalam Pilgub Jatim dan mendapatkan amanah dari masyarakat Jawa Timur.

Sedangkan yang kedua adalah pesan dan wejangan agar Khofifah merawat Jawa Timur.

"Beliau bilang, Mbak Khof, Jawa Timur itu lokomotif nasional. Maka tolong dirawat suksesnya Pakde Karwo, tolong dirawat pembangunan ekonomi Jawa Timur," ucap Khofifah mengutip pembicaraannya dengan Jokowi.

Khofifah mengaku akan memegang dan menjalankan apa yang dipesankan oleh Jokowi dan yang sudah diamanatkan masyarakat Jawa Timur kepada dirinya.

Ke depan ia akan banyak memberikan perhatian pembangunan infrastruktur dan ekonomi di kawasan Jawa Timur bagian selatan.

"Jangan ada pemikiran kalau kita membangun wilayah selatan maka wilayah utara akan terkalahkan. Tidak ada proses mengalahkan akan menyisihkan, tapi semua akan berseiring," tegasnya.

Untuk anggaran, Khofifah menegaskan bahwa partnership menjadi penting. Ada format KPBU atau kerjasama antara pemerintah dan Badan Usaha yang juga sudah dilakukan sebagian proyek di Jatim.

Selain wilayah selatan Jawa Timur juga pembanangunn wilayah Madura dan kepulauan. Wilayah itu akan menjadi fokus pemerintahan Khofifah ke depan.

"Dan yang tak lupa selalu saya sampaikan. PR kita ke depan adalah kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan," katanya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved