Citizen Reporter

Ini Cara Mahasiswa Menyiapkan Desa Wisata

Dalam waktu beberapa minggu sawi, kubis, dan seledri siap dipanen. Itu dapat menjadi nilai lebih sebagai desa wisata.

Ini Cara Mahasiswa Menyiapkan Desa Wisata
ist

Keunikan yang dimiliki komunitas dapat menjadi contoh bagi komunitas lain. Itu yang sedang dirintis RT 24, Dusun Arjosari, Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Wisata desa yang menjadi tren saat ini juga ditangkap warga. Mereka mencari cara agar wilayahnya menjadi tempat yang dapat menarik wisatawan. Yang mereka lakukan adalah dengan menanam sayuran. Mereka ingin menjadi RT Percontohan.

Desa Sumberputih sudah menjadi desa wisata yang dikenal karena hutan pinus. Jika ada daya tarik lain, tentu akan lebih menarik.

Mahasiswa KKN dari Universitas Negeri Malang (UM) mendukung aktivitas itu. Mereka menanam bibit sawi, kubis, dan seledri. Dalam waktu 1-2 minggu, bibit sudah siap dipindahkan ke polibek.

Warga dan mahasiswa mengisi polibek dengan tanah dan pupuk kandang yang sudah disiapkan. Setelah itu mereka bersama-sama memindahkan bibit. Semua bibit yang sehat dipindahkan ke polibek.
Selanjutnya, polibek berisi bibit itu dibagikan ke seluruh warga untuk RT Percontohan, Rabu (4/7/2018).

Jika dirawat dengan benar, dalam waktu beberapa minggu sawi, kubis, dan seledri siap dipanen. Meskipun tanaman itu mudah ditumbuhkan, jika dilakukan bersama-sama dalam komunitas, tentu akan lebih menarik.

Program itu digagas Dedi, mahasiswa KKN UM. Ia ingin meningkatkan kesadaran dan motivasi masyarakat guna mendukung pengembangan Desa Sumberputih sebagai desa wisata.

“Harapan kami, program ini bisa berjalan lancar dan dapat menginspirasi warga RT lain dalam memanfaatkan pekarangan,” ujar Dedi.

Program itu disambut baik dan diapresiasi warga RT 24 dan Kepala Desa Sumberputih. “Kegiatan ini sangat bagus, bisa menarik wisatawan untuk berkunjung ke desa ini,” kata Bambang, Kepala Desa Sumberputih.

Alimin, salah satu warga RT 24 mengatakan, kegiatan itu menarik karena bermanfaat. Selanjutnya, ada sosialisasi cara merawat tanaman yang baik. Dengan demikian, kelak RT Percontohan itu bisa menjadi desa agrowisata.

Afninda Lu’luatul Fuad
Mahasiswa Universitas Negeri Malang
hazlizahputri@gmail.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved