Sabtu, 11 April 2026

PSIS Semarang Vs Persebaya

Kalah Dari PSIS Semarang, Persebaya Cuma Merasa Kurang Beruntung

Persebaya Surabaya dikalahkan PSIS Semarang dalam laga Minggu (22/7/2018). Pelatih Alfredo Vera mengatakan kekalahan ini karena kurang beruntung

Penulis: Dya Ayu | Editor: Eben Haezer Panca
SURYAOnline/sugiharto
Pemain PSIS Semarang Komarudin bersama rekannya merayakan golnya ke gawang Persebaya Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Persebaya Surabaya harus menelan pil pahit kalah dari PSIS Semarang, Minggu (22/7/2018) sore di Stadion Moch Soebroto, Magelang dengan skor akhir 1-0.

Kekalahan yang dialami Persebaya pekan ke-17 Liga 1 ini, bukan karena permainan tim yang buruk, sebab secara 'ball position' dari babak pertama hingga kedua, Bajul Ijo mengontrol jalannya pertandingan.

Alfredo Vera, pelatih Persebaya mengaku kekalahan terjadi karena timnya harus bermain hanya dengan 10 pemain setelah Oktafianus Frenando mendapat kartu kuning kedua di menit ke-39.

Alfredo Vera menilai timnya hanya kurang beruntung saja. Sebab timnya lebih bisa mengontrol pertandingan meski datang sebagai tim tamu.

"Mungkin hari ini kami kurang beruntung. Dari awal tim sudah kontrol pertandingan," kata Alfredo Vera, Minggu (22/7/2018) usai laga.

Baca: Hasil Skor Akhir PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya 1-0, Ini Momen Penting Sepanjang Laga

Selain itu, pelatih asal Argentina itu juga mengatakan, sejatinya tim besutannya sudah tampil maksimal untuk dapat menyamakan skor agar dapat pulang ke Surabaya dengan membawa poin, namun laga pekan ke-17 ini bukan menjadi rezeki dari Persebaya.

"Babak kedua kami berusaha agar skor dapat imbang, tapi tidak bisa. Bagaimanapun juga tim sudah bekerja keras di lapangan dan kasih yang maksimal. Semua tampil bagus," jelasnya.

Meski demikian, Alfredo tetap tak memungkiri, bermain dengan 10 pemain memberikan pengaruh besar untuk timnya.

Sementara itu, Raphael Maitimo gelandang baru Persebaya menuturkan, kekalahan ini terjadi salah satunya karena faktor PSIS yang bermain kurang sportif.

"Sayang sekali, kami main bagus tapi kurang beruntung. Lawan menurut saya mereka main kotor sekali. Dan saya juga tidak mengerti beberapa kali keputusan dari wasit. Hal sama juga ketika saya main bersama Madura juga terjadi ada kartu merah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved