Berita Tulungagung

Harga Telur Naik, Dua Sahabat di Tulungagung Curi Telur Senilai Rp 3,6 Juta Milik Majikan

Sepasang sahabat di Tulungagung memanfaatkan momen kenaikan harga telur untuk mencuri telur-telur milik majikan yang nilainya Rp 3,6 juta

Harga Telur Naik, Dua Sahabat di Tulungagung Curi Telur Senilai Rp 3,6 Juta Milik Majikan
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Dua pencuri telur yang ditangkap di Tulungagung 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG -  Tingginya harga telur dimanfaatkan Risqon Lutfiani (29) warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar dan Agus (31) warga Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo untuk melakukan kejahatan.

Dua sahabat ini menggelapkan telur ayam dari kandang milik majikan mereka. 

Keduanya ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Ngunut pada Selasa (17/7/2018) sekitar pukul 17.00 WIB di tempat kerjanya.

Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Sumaji mengatakan, keduanya bekerja pada seorang majikan bernama Marmini (53), warga Desa Karangsari, Kecamatan Rejotangan.

“Majikannya ini yang melapor, karena merasa kehilangan 10 tumpuk eggtray penuh telur. Dia sejak awal curiga, dua pegawainya ini yang mencuri,” terang Sumaji, Rabu (18/7/2018).

Lanjutnya, Marmini mengetahui perbedaan antara jumlah stok telur yang baru dibeli, dengan yang akan dijualnya.

Seharusnya jumlah telur yang ada sebanyak 46 tumpuk, masing-masing tumpukan berisi delapan eggtray dan total berat 690 kilogram.

Namun saat melakukan pengecekan barang, telur yang ada hanya 36 tumpuk seberat 540 kilogram.

Sehingga ada selisih 10 tumpuk dengan total berat 150 kilogram. Jika diuangkan telur yang hilang senilai Rp 3.600.000.

“Korban sempat melapor ke Polsek Rejotangan, tapi ternyata gudangnya ada di wilayah Ngunut. Perkaranya kemudian ditangani Polsek Ngunut,” tutur Sumaji.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved