Kamis, 9 April 2026

Berita Sidoarjo

Aksi Pecah Kaca Mobil menimpa Pengantar Bacaleg PKB di KPU Sidoarjo

Kaca mobil milik seorang pengantar pendaftaran bacaleg PKB ke KPU Sidoarjo dipecah oleh seseorang. Apa yang dicuri?

Penulis: M Taufik | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Kerusakan yang ditimbulkan akibat aksi kejahatan pecah kaca mobil yang terjadi saat rombongan PKB mengantar pendaftaran Bacaleg ke KPU Sidoarjo, Selasa (17/7/2018) malam. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Di sela kesibukan partai-partai mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg)-nya di kantor KPU Sidoarjo, Selasa (17/7/2018) malam, sebuah aksi kejahatan terjadi di sana.

Mobil Innova bernopol W 1463 NN yang parkir di pinggir jalan dipecah kacanya oleh orang tidak dikenal. Kaca yang pecah itu adalah kaca tengah sebelah kiri mobil.

Sebuah tas hitam milik Sri Wardaning, pemilik mobil yang sedang mengantarkan bacaleg PKB asal Desa Candiloka, Kecamatan Candi, Sidoarjo yang berada di kursi tengah mobil raib dibawa kabur oleh pelaku.

"Pas saya hendak pulang, kaca mobil sudah pecah. Tidak ada yang tahu pelakunya," kata Sri Wirdaning setelah mengetahui mobilnya menjadi korban kejahatan.

Baca: Wakil Bupati Sidoarjo Antar 50 Bacaleg PKB Daftar ke KPU

Untungnya, di dalam tas yang ditinggal di mobil itu hanya berisi kertas-kertas nota pembelian dan sebagainya.

"Dompet dan handphone saya bawa masuk ke dalam gedung saat mengantarkan pendaftaran tadi," akunya.

Atas kejadian ini, dia mengaku bakal berkordinasi dulu ke DPC PKB. Apakah melapor ke polisi atau tidak. Namun yang pasti, dirinya menyayangkan tidak adanya pengamanan dari polisi atau dari petugas keamanan KPU dalam proses pendaftaran ini. Khususnya di halaman dan di jalan depan KPU.

Ya, karena mayoritas partai datang ke KPU pada malam hari di hari terakhir proses pendaftaran bacaleg ini, halaman kantor KPU sudah penuh kendaraan parkir.

Mobil-mobil kemudian banyak yang parkir di sepanjang jalan depan kantor KPU. Jalan Cemengkalang sendiri merupakan jalur antarkota yang menghubungkan Sidoarjo-Mojokerto.

Dari informasi yang dihimpun di sekitar lokasi, diduga pelaku memecah kaca menggunakan paving. Pelaku memilih kaca sebelah kiri yang berada di pinggir trotoar, karana suasana sepi. Beda di sebelah kanan atau di jalan raya yang ramai.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved