Breaking News:

DPRD Kota Surabaya

DPRD Surabaya Minta Pemkot Perhatikan Kaum Lansia, Dispora Surabaya harus Memberi Sentuhan Lebih

Ratusan orang yang didominasi kaum lanjut usia (lansia) memadati area car free day Jl Raya Darmo, Surabaya, Minggu (15/7/2018).

surya/nuraini faiq
TAICHI - Dari kanan ke kiri, Ketua DPC PORPI Surabaya Hartantro, Ketua DPRD Surabaya Ir Armuji, istri Sekkota Surabaya Iis Hendro Gunawan saat berolahraga senam pernapasan Taichi bersama para lansia, di area car free day (CFD) Jl Raya Darmo, Surabaya, Minggu (15/7/2018) pagi. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ratusan orang yang didominasi kaum lanjut usia (lansia) memadati area car free day Jl Raya Darmo, Surabaya, Minggu (15/7/2018).

Mereka melakukan aktivitas rutin mereka, yakni berolahraga senam pernafasan Taichi bersama. Kali ini lebih meriah karena diikuti sekitar 600 orang. Mereka selama ini tergabung dalam Persatuan Olahraga Pernafasan Indonesia (PORPI).

"Organisasi kami kebetulan tengah berulang tahun, sehingga kami menggelar senam pernafasan ini," kata Ketua DPC PORPI Surabaya, Hartantro.

Ratusan orang lansia itu hampir memenuhi sebagian Jalan Raya Darmo. Ikut dalam senam itu Ketua DPRD Kota Surabaya Ir Armuji dan sejumlah tokoh lainnya. Saking antusiasnya, para lansia ini seakan lupa kalau mereka sudah tidak muda lagi.

Menurut Hartantro, ada 3.000 lebih anggota PORPI Surabaya. Mereka berkumpul dan berinteraksi dan rutin menggelar aktivitas senam pernafasan seperti hari Minggu pagi kemarin. Namun organisasi ini seakan berjalan sendiri.

"Tahun lalu kami juara nasional di Banjarmasin. Kami juga pernah juara di Bali. Kami berangkat sendiri tanpa uluran tangan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Kalau Pemkot (Pemerintah Kota Surabaya) kasih reward, tentu kebanggaan kami makin bertambah," kata Hartantro.

Ketua DPRD Surabaya Armuji pun kaget melihat kenyataan itu. Sampai pergi ke perlombaan nasional di luar daerah, PORPI Surabaya harus urunan sendiri. Saat mereka menjuarai lomba senam tingkat nasional itu, Pemkot dalam hal ini Dispora tidak memberikan penghargaan apa pun.

Cak Ji, sapaan akrab Armuji, pun mendesak Pemkot ikut member perhatian terhadap para kaum lansia di Surabaya itu. Apalagi di kota ini makin banyak kegiatan lansia melalui organisasi olahraga mereka. Cak Ji melihat ada tren para lansia banyak mengadakan kegiatan positif.

"Kami bangga dengan para lansia di Surabaya. Karena panggilan kesehatan, mereka rela urunan. Bagi mereka, beraktivitas di luar bersama teman-teman seusianya, berinteraksi dengan sesama dan berolahraga adalah hal yang luar biasa. Apalagi memberikan prestasi dan bikin bangga Surabaya di kancah nasional," kata Cak Ji saat menerima Hartantro di rumah dinasnya.

Namun di balik prestasi dan kesadaran masyarakat lansia itu, selama ini ternyata mereka kurang diperhatikan Pemkot Surabaya. Ini yang patut disayangkan. Sampai harus mencari pihak ketiga untuk membiayai akomodasi saat bertanding di level nasional.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved