Minggu, 12 April 2026

Berita Pasuruan

Razia PSK di Pasuruan, Mereka Kocar-kacir dan Kabur, Bahkan Ada yang Nekat Lakukan Ini

Razia PSK di Pasuruan. Mereka kocar-kacir dan kabur, bahkan ada yang nekat lakukan ini.

surya/galih lintartika
Pekerja Seks Komersial (PSK) saat digerebek Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/7/2018) siang. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Delapan perempuan yang disinyalir Pekerja Seks Komersial (PSK) berhamburan saat digerebek Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/7/2018) siang.

Delapan PSK ini diciduk dari sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan.

Namun, sasaran utama razia kali ini berada di wilayah Pasuruan bagian timur.

Dalam razia kali ini, Satpol PP menyisir sejumlah warung remang-remang.

Namun, sepertinya info razia ini bocor.

Sehingga, saat petugas datang banyak PSK yang sudah berlarian meninggalkan warung.

Untungnya, petugas dengan cepat berlari mengejar para PSK yang berlari masuk ke area sawah ini.

Pekerja Seks Komersial (PSK) saat digerebek Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/7/2018) siang.
Pekerja Seks Komersial (PSK) saat digerebek Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/7/2018) siang. (surya/galih lintartika)

Bahkan, ada yang nekat menceburkan dirinya ke sungai. Tujuannya ingin menjauh dari petugas.

Apesnya, petugas yang dikira PSK tidak akan mengejar masuk ke sungai justru ikut masuk ke sungai.

PSK yang mayoritas tidak bisa berenang langsung ditangkap dan dibawa naik ke atas.

Kasatpol PP Yudha Tri Widya Sasongko mengatakan, razia ini berdasarkan laporan masyarakat yang kesal dengan keberadaan PSK yang menjajakan diri di warung rujak yang berubah menjadi warung remang-remang.

Pekerja Seks Komersial (PSK) saat digerebek Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/7/2018) siang.
Pekerja Seks Komersial (PSK) saat digerebek Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/7/2018) siang. (surya/galih lintartika)

"Karena itu, kami amankan mereka. Kami tangkap mereka dan gerebek mereka. Saat ini kedelapan PSK sedang kami periksa dan data di Kantor," katanya.

Dia menjelaskan, dalam pemeriksaan kesehatan sementara, dari delapan, ada satu PSK yang positif mengidap HIV/AIDS.

Kata dia, satu PSK yang positif HIV AIDS akan diserahkan ke Dinkes untuk karantina lebih lanjut.

Pekerja Seks Komersial (PSK) saat digerebek Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/7/2018) siang.
Pekerja Seks Komersial (PSK) saat digerebek Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/7/2018) siang. (surya/galih lintartika)

Sedangkan, yang tidak positif HIV AIDS akan diserahkan ke Dinsos.

"Kami akan terus lakukan razia agar prostitusi di Kabupaten Pasuruan semakin berkurang," pungkas dia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved