Life Style

Euforia Piala Dunia 2018 di Ciputra World Surabaya, Main 3 on 3 Futsal di Dalam Mal

Hal Ini dilakukan Ciputra World Surabaya (CWS) dengan menggelar 3 on 3 Futsal Competition dalam rangkaian CWS Soccer Fest.

Euforia Piala Dunia 2018 di Ciputra World Surabaya, Main 3 on 3 Futsal di Dalam Mal
surya/sugiharto
Ajang 3 on 3 Futsal Competition di ruang Oval Atrium di Ground Floor CWS. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bagaimana jika pertandingan futsal digelar di dalam mal ? Tentu ada keseruan dan sensasi berbeda. Hal Ini dilakukan Ciputra World Surabaya (CWS) dengan menggelar 3 on 3 Futsal Competition dalam rangkaian CWS Soccer Fest mulai 14 Juni hingga 15 Juli nanti.

Dalam ajang 3 on 3 Futsal Competition itu, ruang Oval Atrium di Ground Floor menjadi area futsal. Menempatkan futsal cage berukuran 16 x 8 m lengkap dengan tribune seat, ini jadi seperti stadion mini futsal hingga 15 Juli mendatang.

Bermain mini futsal di mal juga makin menarik ketika lima tim futsal perempuan bertanding. Dua tim saling beradu dalam pertandingan Jumat (6/7/2018) sore, yakni tim Bidadari melawan tim Neps Putri Surabaya (NPS).

Mengandalkan kecepatan, pemain kedua tim bergantian melepas tendangan ke gawang mini. Lewat pertandingan sengit, laga itu dimenangkan Bidadari dengan skor 6-3.

Humas CWS, Stephana Fevriera menuturkan, futsal competition ini digelar dalam rangkaian CWS Soccer Fest. Hal ini  bagian dari euforia momen Piala Dunia 2018.

“Tak hanya menonton pertandingan Piala Dunia saja, namun juga bermain futsal dalam mal,” ujarnya, Jumat (6/7/2018).

Event 3 on 3 Futsal Competition yang digelar di dalam mal ini rupanya menarik minat pecinta futsal di Surabaya.

Dengan total 60 tim yang berpartisipasi, terdiri atas 46 tim dari kategori corporate, lima tim dari kategori perempuan, lima tim dari kategori SMP dan empat tim dari kategori SD.

“Ada hadiah dari pemenang futsal tiap kategorinya,” katanya.

Sedangkan seorang pemain dari tim NPS, Dwita Widya Putri (22) mengaku bahwa bermain futsal di dalam mal adalah hal baru baginya. Tentunya, suasana dan kondisi saat bermain futsal di mal dan luar mal jauh berbeda.

“Kalau main di dalam mal, saya jarang berkeringat karena kondisi ber-AC dan lebih dingin. Tapi ini pengalaman pertama saya main di mal,” urainya.

Sedangkan pemilik NPS, Robert Nepa Seno menilai bahwa futsal dalam mal adalah apresiasi positif dalam sosialisasi olahraga ini. Apalagi, orang yang ke mal pasti hanya ingin bersenang-senang daripada berolahraga.

“Ini cara efektif mensosialisasikan futsal pada masyarakat yang kurang tertarik pada olahraga,” pungkasnya. 

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved