Berita Gresik

Wali Murid SMA di Gresik Was-Was Tarikan Uang Gedung, Begini Kata Dindik

Selain kebutuhan kelengkapan seragam siswa, wali murid masih was-was dengan kebiasaan adanya uang gedung dan bantuan sosial.

surya/sugiyono
Para siswa baru SMA Negeri Kebomas keluar dari sekolah usai menerima pembekalan persiapan MPLS, Kamis (5/7/2018). 

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik, Puji Astuti, menyatakan bahwa dari Pemprov Jawa Timur tidak menanggung biasa seragam siswa.

Para wali murid bisa membeli seragam sekolah bebas di mana saja, yakni bisa di sekolah dan bisa di tempat umum.

"Seragam batik sekolah dan jas almamater itu kebijakan sekolah masing-masing. Itu identitas sekolah," kata Puji saat akan berkunjung ke Kabupaten Lamongan.

Lebih lanjut, Puji menegaskan bahwa wali murid SMA Negeri di Gresik tidak ada biaya iuran uang gedung. Sebab, sarana gedung sekolah sudah menjadi tanggung jawab pemerintah.

"Uang gedung tidak ada. Itu tanggung jawab pemerintah," imbuhnya.

Puji juga mengatakan bahwa untuk Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sesuai Pergub Jatim besarnya hanya Rp 95.000 perbulan.

"SPP sesuai Peraturan Gubernur itu hanya Rp 95.000," katanya.

Penulis: Sugiyono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved