Pilkada 2018

Pilwali Madiun, Pasangan Mada Menang Dengan Selisih 4113 Suara Dari Pasangan Madiun Mahardika

Pasangan Maidi-Inda Raya atau Mada berhasil menang pemilihan Wali Kota dan wakil Wali Kota Madiun 2018

Pilwali Madiun, Pasangan Mada Menang Dengan Selisih 4113 Suara Dari Pasangan Madiun Mahardika
surabaya.tribunnews.com/rahadian bagus
Proses rapat pleno terbuka, rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilwali Madiun, Rabu (4/7/2018) 

SURYA.co.id|MADIUN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun telah selesai menggelar rapat pleno terbuka, rekapitulasi hasil penghitungan suara, pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, serta Walikota dan Wakil Walikota Madiun 2018, Rabu (4/7/2018) sore.

Hasilnya, pasangan calon nomor urut 1,  Maidi-Inda Raya (Mada) menang dengan perolehan suara 39.465, berbeda tipis dengan hasil real count KPU sebanyak 39.374.

Sedangkan hasil perolehan suara paslon 2, Mahardika-Arief sebanyak 35.352, berbeda sedikit dengan hasil real count KPU sebesar 35.326.

Sementara hasil perolehan suara paslon 3, Yusuf-Bambang sebesar 27.610, berbeda sedikit dengan hasil real count KPU sebesar 27.490.

Jumlah seluruh suara sah sebanyak, 102.427, dan seluruh suara tidak sah sebanyak 4169. Sehingga jumlah seluruh suara sah dan suara tidak sah sebanyak 106.596.

Baca: Saksi Gus Ipul Saksi Menolak Tanda Tangan Rekapitulasi di Kabupaten Tulungagung. Ini Alasannya

Baca: Sebut Banyak Kejanggalan, Saksi Gus Ipul-Puti di Gresik Tolak Tanda Tangan Hasil Rekapitulasi

Ketua KPU Kota Madiun, Sasongko menuturkan selama pelaksanaan rekapitulasi penghitungan hasil perolehan suara memang sempat terdapat pernyataan keberatan yang disampaikan saksi dari paslon 2 dan saksi paslon 3. Pihak KPU Kota Madiun memberikan ruang untuk menulis keberatan di formulir model DB2- KWK.

"Sudah kami lampirkan dalam berita acara DB. Kalau masih ada hal-hal yang tidak berkenan ada peluang atau ruang yang diberikan oleh undang-undang, untuk melakukan gugatan di Mahkamah Konstitusi,"kata Sasongko usai memimpin rapat pleno terbuka di Kantor KPU Kota Madiun.

Ia menuturkan, saksi paslon 2 merasa keberaatan mengenai jumlah DPT ganda dan jumlah formulir C6 yang dikembalikan ke KPU.

"Keberatan tentang DPT ganda dan C6. Kami sudah mencetak C6 sesuai dengan DPT sebanyak 149.026 , tetapi sesuai dengan saran dari panwas berkaitan dengan DPT ganda dan sebagainya, karena ada yang meninggal dunia, pindah alamat dan sebagainya, sudah kita tarik jumlahnya sekitar 13.098,"katanya.

Sementara di tempat terpisah, anggota tim kampanye pasangan Mahardika-Arif , Wawan enggan memberikan komentar, ketika ditanya apakah timnya akan melakukan gugatan ke MK terkait dengan rekapitulasi hasil penghitungan suara.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved