Breaking News:

Berita Probolinggo

Bromo Penuh Sampah, Relawan Gabungan di Probolinggo Lakukan Bersih-Bersih Akbar

Sampah ini diduga berasal dari pelaksanaan ritual Yadnya Kasada dan Eksotika Bromo, sejak Jumat-Minggu, pekan lalu.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: irwan sy
surya/galih lintartika
Komunitas Bromo Lovers pungut sampah plastik hingga 5 Truk dari Lautan Pasir Gunung Bromo, Senin (2/7/2018) 

SURYA.co.id | PROBOLINGGO - Ratusan pecinta alam yang tergabung dalam Komunitas Bromo Lovers (KBL) melakukan aksi pungut sampah akbar di Lautan Pasir Gunung Bromo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Senin (2/6/2018).

Relawan KBL ini berhasil mengumpulkan sampah yang didominasi plastik sebanyak lima truk penuh. Sebelum dimasukkan ke dalam truk, sampah-sampah di Bromo ini dimasukkan dan dibungkus karung ataupun kresek hitam.

Selanjutnya, oleh KBL, sampah-sampah dari Bromo ini dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) milik Pemkab Probolinggo.

Pemungutan sampah secara sukarela ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap ulah pengunjung yang membuang sampah sembarangan.

Sampah ini diduga berasal dari pelaksanaan ritual Yadnya Kasada dan Eksotika Bromo, sejak Jumat-Minggu, pekan lalu.

Selain KBL, ada juga relawan dari Perhimpunan Hotel dan Rumah Indonesia (PHRI), Disporaparbud Kabupaten Probolinggo, Polsek dan Koramil Sukapura.

Ada juga forum Sahabat Gunung, Paguyuban Jip Kuda Ojek dan Asongan Bromo, serta sejumlah pelajar.

Relawan gabungan ini berasal dari empat daerah di lereng Gunung Bromo, meliputi Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Pasuruan dan Malang.

Fokus pemungutan sampah ini berada di sekitar Pure Luhur Poten, tangga Kawah Bromo dan titik lain di sekitar Lautan Pasir.

“Setelah Yadnya Kasada, sampah banyak berserakan. Kami harus membersihkannya, karena Bromo ini warisan leluhur. Harus dijaga dan dilestarikan," kata koordinator kegiatan, Sunarip Yudi Darmanto.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved