Persona

Potret Maria Anishya, Duta Damai BNPT yang Kian Doyan Kampanye Antiterorisme

Maria Anishya, Duta Damai BNPT kian aktif kampanye ke anak-anak muda untuk ikut melawan terorisme. Inilah kisahnya.

Potret Maria Anishya, Duta Damai BNPT yang Kian Doyan Kampanye Antiterorisme
ist/dok.pribadi
Maria Anishya 

SURYA.co.id | PASURUAN - Semenjak dilantik menjadi Duta Damai oleh Badan Nasional penanggulangan Terorisme (BNPT) pada Juli 2017 silam, Maria Anishya kini lebih aktif mengkampanyekan dan mensosialisasikan tentang aksi damai dan jauhi paham radikalisme di kalangan anak muda.

Perempuan kelahiran Malang 28 juni 1993 ini mulai aktif mendekati anak - anak muda khususnya di wilayah Jawa Timur.

Perempuan yang juga aktif menjadi dosen komunikasi di sebuah universitas ini sudah miris dengan kejadian terorisme karena banyak orang yang terjerumus dalam paham radikalisme.

Maka dari itu, menjadi duta perdamaian ini ibarat sebuah jembatan atau perantara untuk menyalurkan impiannya agar orang menjauhi paham radikalisme khususnya para remaja atau anak muda.

"Saya mulai tergerak hati untuk memberikan sesuatu yang sederhana dengan tujuan menyadarkan generasi muda dan mengajaknya mencintai Indonesia, cinta Perdamaian," kata perempuan yang juga aktif menjadi presenter di sebuah televisi swasta ini.

Ia pun menyampaikan, kampanye dan sosialisasi yang dilakukannya bersama duta perdamaian lainnya ini lebih cenderung menggantungkan pada media sosial. Ia menyebut, peran media sosial untuk generasi milenial ini sangat luar biasa sekali.

"Kami mulai gerak aktif pada Instagram dengan memposting informasi positif,meme-meme lucu yg berisikan tentang himbauan untuk mencintai indonesia, menghargai agama, suku dan adat istiadat. Saya tidak sendirian, saya punya tim yang solid untuk gerak melalui dunia maya seperti ini " tambahnya.

Namun demikian, perempuan yang juga aktif sebagai model ini juga menyampaikan bahwa sebenarnya, pondasi utama adalah Keluarga dan pendidikan dini untuk mencegah masuknya paham radikalisme.

"Maka dari itu saya dan teman-teman terus aktif mencegah radikalisme dan terorisme dimulai dari lingkungan sendiri yaitu keluarga. Dalam waktu dekat kami ada event yang kan melibatkan elemen enting dimulai dari anak usia dini sampai usia lanjut," pungkas dia. 

Baca: Perjalanan Zulkifli Lubis Hingga Menjadi Pelopor Terbentuknya Badan Intelijen di Indonesia

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved