Pakde Karwo Usul Sekda Jatim Sebagai Ketua Tim Transisi Pemerintahan

Gubernur Jatim, Soekarwo akan mengusulkan ke gubernur terpilih mendatang untuk menunjuk Sekdaprov Jatim sebagai Ketua Tim Transisi Pemerintahan.

Pakde Karwo Usul Sekda Jatim Sebagai Ketua Tim Transisi Pemerintahan
surya/m taufik
Gubenur Jatim, Soekarwo 

SURYA.co.id | SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, akan mengusulkan kepada siapapun gubernur terpilih mendatang untuk menunjuk Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim sebagai Ketua Tim Transisi Pemerintahan.

Pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini menyebut bahwa Sekda dinilai sebagai figur yang memahami perencanaan pembangunan provinsi kedepan.

”Kalau di pemerintah provinsi, ketuanya (Tim Transisi) seharusnya Sekda,” kata Pakde Karwo ketika ditemui di Surabaya, Minggu (1/7/2018).

Menurut Gubernur Jawa Timur dua periode ini, peran Sekda yang banyak membantu seorang kepala daerah (gubernur) domisioner dinilai cocok untuk mendukung perencanaan pemerintah ke depan.

Untuk diketahui, Sekretariat Daerah Provinsi bertugas membantu Gubernur dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan pemerintahan, administrasi, organisasi dan tata laksana serta memberikan pelayanan administrasi kepada seluruh Perangkat Daerah Provinsi.

Hal itu selaras dengan Ketua Tim Transisi yang bertugas memberikan pertimbangan penyusunan program yang disesuaikan dengan program pemerintahan sebelumnya.

Baca: Menang di Pilgub Jatim 2018, Khofifah-Emil Harus Rangkul Semua Pihak Realisasikan Nawa Bhakti Satya

Baca: AHY Sebut 11 Persen Pemilih di Jatim Bergeser Dukung Khofifah-Emil

Termasuk dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang merupakan dokumen perencanaan untuk periode lima tahun. Hal ini merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program Koefisien Dasar Hijau (KDH).

”Ketua Tim kan juga akan membantu untuk menyusun anggaran serta menyusun program menjadi pikiran-pikiran yang ada di RPJMD,” kata Pakde.

”Hal-hal yang bersifat ad hoc atau program yang mendadak juga merupakan tanggungjawab Sekda. Sehingga, saya mengusulkan Ketua Tim nantinya dipimpin oleh seorang Sekda,” kata Pakde.

Saat ini, Sekdaprov Jatim dijabat oleh Akhmad Sukardi. Namun, pria kelahiran 14 Juli 1958 ini akan memasuki masa purnatugas pada 1 Agustus 2018 mendatang.

Menggantikan jabatannya, ada beberapa calon terkuat yang berasal dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim.

Di antaranya adalah Asisten II Sekdaprov Jatim, Fattah Jasin ; Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jatim, Bobby Soemiarsono ; Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim, Wahid Wahyudi ; dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jatim, Heru Tjahjono.

Baca: Kapan Pertemuan Gus Ipul dan Khofifah Digelar?

Baca: Bawa Pesan SBY, AHY Ucapkan Selamat atas Kemenangan Khofifah di Pilgub Jatim

Menanggapi hal ini, Pakde Karwo belum melakukan komunikasi dengan calon gubernur yang berpotensi menggantikannya. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jatim ini masih akan menunggu penetapan Gubernur terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU Jatim).

”Kami belum melakukan komunikasi karena masih menunggu pengumuman dari KPU,” ujar Gubernur yang akan habis masa jabatannya pada Februari 2019 mendatang ini.

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak berpeluang besar menjadi penerus Pakde Karwo. Berdasar hasil sejumlah hitung cepat lembaga survei maupun KPU, Khofifah-Emil berhasil mengungguli pasangan rivalnya, Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved