Pilkada 2018

Khofifah Siap Tampung Aspirasi Pasangan Gus Ipul dan Mbak Puti

Setelah dinyatakan menang versi hitung cepat, calon gubernur Khofifah Indar Parawansa mengaku siap menampung aspirasi Gus Ipul dan Mbak Puti.

Khofifah Siap Tampung Aspirasi Pasangan Gus Ipul dan Mbak Puti
surya/ahmad zaimul haq
GAYENG - Sehari jelang coblosan, KPU Jatim menggelar Doa Bersama dan Deklarasi Pilkada Damai dalam rangka Pilgub Jatim Guyub Rukun 2018 di halaman KPU Jatim, Selasa (26/6/2018) malam. Kegiatan doa bersama itu menghadirkan Cak Nun dan Kiai Kanjeng serta dihadiri dua pasangan calon, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno. 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Setelah dinyatakan menang versi hitung cepat, calon gubernur Khofifah Indar Parawansa mengaku siap menampung aspirasi pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Syaifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno.

Ia mengatakan, dalam beberapa kesempatan Khofifah mendengar sendiri bahwa Gus Ipul menyampaikan jika ia dan pasangannya Emil Elestianto Dardak menang dalam gelaran Pilgub, maka aspirasi Gus Ipul dan Mbak Puti bisa diakomodir.

"Jika aspirasi mereka mampu memperbaiki layanan untuk masyarakat, why not (mengapa tidak)?" kata Khofifah, Kamis (28/6/2018).

Ia mengatakan dari 126 hari kampanye, lebih banyak proses tersebut dilakukan dalam bentuk navigasi program. Seerti saat bertemu dengan guru, bidan, perangkat desa, semua menyampaikan aspirasi untuk navigasi program nawa bhakti satya.

"Termasuk saat kita bertemu dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), peran pemprov itu seperti konduktor yang bisa menghasilkan orkestra yang harmoni, saat ini ada sebanyak 1932 LMDH yangbsudah dapat SK hanya 1832," kata Khofifah.

Tinggal seratus LMDH ini yang harus diakomodir. Pemprov nantinya harus bisa mengupayakan. Jika produk mereka dihitung sebagai produk total Jawa Timur, maka seharusnya petani juga mendapatkan kesetaraan.

"Mereka seharusnya juga mendapatkan hand tractor dan juga pupuk bersubsubsidi, dan dimasukkan dalam RDKK," kata Khofifah.

Wilayah pedesaan yang banyak bermata pencaharian sebagai petani hutan harus diperjuangkan. Di wilayah Sumenep, kepulauan mereka tetap harus terjangkau bantuan.

Konduktornya, menurut Khofifah, adalah gubernur. Sedangkan yang memegang alat musik, jika ibaratnya sebuah orkestra, adalah kepala daerah kabupaten kota.

"Gus Ipul dan Mbak Puti punya program untuk menyapa LMDH. Maka hasil navigasi kita untuk nawa bhakti satya, dan program mereka bisa kita compile (gabung). Kalau untuk memaksimalkan layanan saya rasa kenapa tidak dilakukan," kata Khofifah.

Lebih lanjut Khofifah mengatakan bahwa ia dan Gus Ipul sejatinya dekat. Bahkan tiga kali dalam seminggu ia biasa makan nasi bungkus saat Gus Ipul berkunjung ke kantor Muslimat.

"Kami berkawan lahir batin, setelah pilkada sepertinya berjarak, tapi belum realitasnya berjarak kan. Kita ingin nanti silaturahmi ini bisa berjalan lagi lah," kata Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved