Berita Surabaya
Warga Kampung Tambakdono Surabaya 'Sandera' Dirut PDAM Surya Sembada sampai Air Mangalir
Dirut perusahan milik Pemkot Surabaya ini tidak diizinkan pulang warga hingga air kembali mengalir ke rumah warga.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Aksi demo memblokade jalan akses ke TPA Benowo memang sudah bubar.
Namun Dirut PDAM Surya Sembada Surabaya Mujiaman "disandera" warga kampung Tambakdono, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Pakal, Jumat (22/6/2018).
Dirut perusahan milik Pemkot Surabaya ini tidak diizinkan pulang warga hingga air kembali mengalir ke rumah warga.
"Kami tahan dulu sebagai jaminan sampai air benar-benar mengalir," kata Ketua RW 08 Kampung Tambakdono Ali Huda.
Hingga jelang salat Jumat, puluhan warga masih tertahan di kantor Kelurahan Sumberejo.
Mereka meminta Dirut PDAM Mujiaman menjamin aliran air untuk masak, mandi, dan mencuci mengalir lancar kembali.
Mujiaman berusaha meyakinkan kepada warga dan menjamin air kembali normal.
Namun perlu proses dan waktu. Saat ini juga ada aliran air yang masih mengalir di sejumlah rumah warga.
"Biar kami gelontor terus tandon ke rumah warga yang mengalir. Dari Tandon waega ini kami belikan pipa khusus untuk dikaitkan kepada semua warga," kata Mujiaman.
Tidak hanya itu, saat ini disiapkan pipa khusus untuk mengalirkan air yang diambilkan dari tandon induk di Oso Wilangun.
Saat ini dikatakan Mujiaman pipa tinggal menyisakan 2 KM.
"Saya mau menjamin sehingga saya berani berdiri di hadapan bapak-bapak semua. Saya tahu apa yang harus saya lakukan demi melayani warga. Setidaknya untuk salat Jumat dan nanti malam air aman," kata Mujiaman.
Empat tanki truk siang ini juga sudah dikirim ke Kampung Tambakdono. Air ditaruh di penampungan warga.
Sementara tandon di Sumberejo juga akan disedot dan dialirkan ke warga. Pipa 1 KM juga sudah disiapkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/direktur-pdam-surya-sembada_20180622_151114.jpg)