Breaking News:

Berita Surabaya

Direktur Utama PDAM Datang, Ibu-ibu yang Blokir Akses Jalan TPA Benowo Surabaya Bubar

Mereka berdemo menuntut aliran air kembali normal. Apalagi ada yang sudah 2,5 tahun air PDAM-nya mampet.

surya/istimewa
Aksi warga Kampung Tambakdono saat memblokir akses TPA Benowo, Jumat (22/6/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hingga Kamis (21/6/2018) malam, aliran air PDAM di Kampung Tambakdono, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya, masih mampet.

Puluhan ibu bersama warga yang lain pun memilih turun jalan, Jumat (22/6/2018).

Mereka berdemo menuntut aliran air kembali normal. Apalagi ada yang sudah 2,5 tahun air PDAM-nya mampet.

"Bukan sehari dua hari atau sebulan dua bulan air mampet," kata Bambang warga RW 03 Kampung Tambakdono.

Karena akumulasi kekecewaan itu, warga pun kompak turun jalan. Mereka memblokir akses jalan ke TPA Benowo.

Akibatnya aktivitas pembuangan sampah seluruh Surabaya terganggu karena perjalanan ratusan truk terhambat.

Aksi mereka dijaga aparat kepolisian dan Satpol serta Koramil.

Para ibu itu berdemo sambil membawa jeriken, bak air, hingga gayung sebagai simbol sulitnya mendapat air bersih di Pakal.

Aksi berhenti dan massa membubarkan diri satelah Dirut PDAM Surya Sembada Mujianto menemui mereka.

Pria ini siap mencarikan solusi atas kondisi ratusan warga yang selama ini kesulitan air bersih.

"Kami akan gelontorkan air dan kami buatkan aliran pipa dari tandon air di Oso Wilangun. Makanya saya ke sini untuk membantu warga," ucap Mujianto.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved