Berita Surabaya

Begini Solusi Samsat Manyar Hindari Antrean Ribuan Pembayar Pajak Kendaraan Bermotor 

Di Kantor Bersama Samsat Surabaya Timur itu memberikan pelayanan khusus usai cuti bersama Lebaran.

surya/nuraini faiq
Petugas Samsat Manyar dan Bapenda Jatim saat diterjunkan ingin mengatur luberan kendaraan yang hendak pemembayar pajak di Samsat Manyar, Kamis (21/8/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Indrawati salah satu pemilik mobil berlalu sambil tersenyum usai membayar pajak Mobilio- nya L 2334 DL. Tidak perlu waktu lama untuk membayar pajak kendaraan di Samsat Manyar, Kamis (21/6/2018).

Di Kantor Bersama Samsat Surabaya Timur itu memberikan pelayanan khusus usai cuti bersama Lebaran.

Samsat Manyar memecah antrean hingga ribuan kendaraan baik motor maupun mobil dengan membuka layanan di teras kantor.

Ada tiga loket tambahan di luar Samsat yang bisa melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor. Begitu dibuka pukul 08.00, antrean panjang yang semula menumpuk di layanan drive thru terpecah. 

 "Tidak sampai lima menit Pajak sudah terbayar. Senang dilayani dengan petugas menjemput kami di pinggir jalan," kaga Indrawati.

Pantauan surya.co.id di lokasi, hingga Kamis siang tadi wajib pajak kendaraan bermotor terus menyerbu kantor Samsat. Setidaknya lima petugas Samsat dan dibantu Satpol PP mengarahkan kendaraan roda dua dan empat. 

Begitu antrean panjang di jalur drive thru, langsung diarahkan ke layanan loket lain di teras dan halaman kantor Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jatim.

"KTP dan STNK kami diminta dan antre sudah langung bayar. Cepat sekali," kata Indrawati kembali.

Kepala UPT Badan Pendapatan Jatim Wilayah Surabaya Timur, Muh Purnomosidi, menyatakan bahwa selalu setiap habis Lebaran ada ribuan wajib pajak menyerbu kantor Samsat. 

 "Kalau dibiarkan di dalam ruangan pasti ruwet. Kami pecah antrean tak pakai lama. Petugas dan alat kami pindah di parkir dan teras kantor Bapenda," kata Purnomosidi. 

Total ada lima loket layanan. Dua layanan utama di Drive thru dan dalam kantor Samsat. Tiga loket yang lain di teras Samsat, parkir Bapenda dan Basement Bapenda. Hasilnya efektif, antrean tidak menumpuk. 

Administratur Samsat Surabaya Timur Bambang Sutikno akan menunggu animo wajib pajak pada hari kedua pascacuti Lebaran.

"Jika antrean menumpuk dan meluber akan kami buka layanan di teras kembali," kata Bambang.

Saat hari biasa, Kantor Samsat dipadati tidak kurang dari 800 wajib pajak. Saat habis cuti Lebaran begini melonjak hingga dua kali lipat. Bisa mencapai 1.500 wajib pajak karena takut kena denda jika telat.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Akira Tandika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved