Berita Bojonegoro

Ini Langkah Polres Bojongoro Antisipasi Kemacetan di Jalur Mudik

Petugas Kepolisian Polres Bojonegoro menyiapkan langkah antisipasi untuk mengurai kemacetan saat berlangsungnya arus mudik 2018.

foto: istimewa
Petugas Kepolisian Polres Bojonegoro memasang rambu lalu lintas di jalur alternatif arus mudik. 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Petugas Kepolisian Polres Bojonegoro menyiapkan langkah antisipasi untuk mengurai kemacetan saat berlangsungnya arus mudik 2018.

Polisi  mulai memasang rambu-rambu di sejumlah jalan alternatif, mulai dari wilayah Kecamatan Padangan, Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli mengatakan, rambu alternatif dipasang untuk mempersiapkan kelancaran arus mudik saat Lebaran Idul Fitri 1439 H.

Sehingga, masyarakat akan merasa aman dan nyaman selama perjalanan. Selain itu, juga bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas.

"Kita pasang rambu atau tanda bantu petunjuk jalan alternatif, agar masyarakat tidak kebingungan," ujar Ari Fadli, usai melakukan peninjauan pemasangan rambu-rambu, Jumat (8/6/2018).

Kapolres menejelaskan, untuk di wilayah Padangan, telah dilakukan rekayasa di beberapa titik, sehingga arus kendaraan yang akan menuju ke Ngawi maupun ke Blora tidak terjadi penumpukan.

Perwira berpangkat dua melati di pundak itu menambahkan, untuk membantu kelancaran arus mudik, sejumlah personel dari kepolisian dan instansi terkait ikut disiagakan di beberapa titik Pos Pantau.

"Kalau terjadi kemacetan, anggota yang terlibat dalam Operasi Ketupat Semeru 2018 akan turun ikut mengurai dan merekayasa lalulintas," imbuhnya.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Aristianto, menambahkan apabila lalulintas kendaraan dari arah Bojonegoro menuju ke Kabupaten Ngawi mengalami peningkatan, maka pengendara akan diarahkan dari perempatan Mbaru belok kiri sampai pertigaan Dusun Sadang, Desa Sonorejo, Kecamatan Padangan.

Kemudian belok kanan, kurang lebih satu kilometer sampai perempatan Pasar Desa Cendono, selanjutnya belok kiri menuju arah Ngawi.

Sedangkan, untuk kendaraan dari arah Ngawi yang akan ke Bojonegoro, Cepu dan Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng) disediakan jalur alternatif melalui pertigaan SMA PGRI Padangan, belok kiri kurang lebih satu setengah kilometer sampai perempatan Desa Nguken, Padangan belok Kanan kurang lebih satu kilometer sampai perempatan Dengok, Padangan, kemudian belok kanan tembus jalan raya Padangan-Cepu.

"Jalur alternatif kami siapkan sedikit lebih cepat, namun pengendara harus hati-hati dan waspada karena, sebagian jalan alternatif itu berada di perkampungan," tutup perwira berpangkat tiga balok di pundak itu.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved