Breaking News:

Lebaran 2018

Tol Pasuruan-Probolinggo Belum Bisa Dibuka untuk Mudik Lebaran 2018, Ini Alasannya

Ada beberapa faktor yang membuat tol sepanjang 31,3 kilometer (km) ini tidak bisa difungsionalkan saat Lebaran tahun ini.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Titis Jati Permata
surya/galih lintartika
Pengerjaan proyek tol Pasuruan-Probolinggo yang masih belum selesai, sehingga tak bisa difungsikan saat mudik Lebaran 2018. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Proyek Strategis Nasional (PSN) Tol Pasuruan - Probolinggo (Paspro) dipastikan belum bisa ikut andil dalam lebaran tahun ini.

Ruas tol masuk dalam tol trans jawa ini belum bisa difungsional untuk arus mudik dan balik lebaran tahun ini.

Ada beberapa faktor yang membuat tol sepanjang 31,3 kilometer (km) ini tidak bisa difungsionalkan tahun ini.

Agus Minarno, PPK Tol Paspro mengatakan, ada beberapa penyebab yang membuat tol paspro tidak bisa difungsionalkan.

Kata dia, alasan utamanya adalah karena belum selesainya pengerjaan jembatan di sepanjang tol Paspro ini.

"Ada 13 jembatan yang belum selesai digarap. Nah, ini sangat membahayakan. Jadi, sesuai dengan standarisasi dan hasil keputusan rapat bersama pihak Kementrian PUPR dan Waskita sebagai kontraktornya, tahun ini Tol Paspro belum bisa difungsionalkan," katanya.

Dia menjelaskan, pihaknya tidak ingin memaksakan diri untuk membuka ruas ini sebagai fungsional atau alternatif mudik dan balik lebaran tahun ini.

"Kami tidak ingin beresiko dengan memaksakan diri. Nanti semisal difungsionalkan, ada apa-apa bahaya. Kami tidak ingin hal itu terjadi, dan kami harus berhati-hati," tambah dia.

Menurutnya, selain alasan itu, pihaknya juga memiliki alasan lain karena simpang susun yang di Grati belum selesai.

Simpang susun ini berkaitan langsung dengan Tol Gempol-Pasuruan yang saat ini sedang dikebut pekerjaannya.

"Kalau simpang susun ini tidak jadi lah nanti kendaraannya masuk darimana. Kan ini tolnya menyambung jadi satu," jelasnya.

Dia mengungkapkan, secara progres tol Paspro memiliki kemajuan yang sangat pesat.
Untuk kontruksinya sudah 70 persen lebih, sedangkan untuk pembebasan lahannya sudah lebih dari 98 persen.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved