Berita Blitar

Kelanjutan Kasus Video Viral Label Paket Bertuliskan Alquran, Polisi Blitar Masih Tunggu Hal Ini

Penyelidikan video viral label pengiriman paket bertuliskan Alquran, polisi Blitar masih tunggu hal penting ini.

Kelanjutan Kasus Video Viral Label Paket Bertuliskan Alquran, Polisi Blitar Masih Tunggu Hal Ini
surya/istimewa
Video viral nota pengiriman paket yang menggunakan kertas bertuliskan Alquran 

SURYA.co.id | BLITAR - Penyidik Satreskrim Polres Blitar Kota belum memutuskan kelanjutan penyelidikan kasus video viral tentang label alamat pengiriman paket yang di bagian belakangnya tulisan ayat Alquran.

Polisi masih menunggu barang bukti label alamat pengiriman paket dari Sumenep, Madura.

"Belum ada keputusan, masih menunggu label alamat pengiriman paket dari Sumenep. Anggota yang mengambil barang bukti ke Sumenep belum pulang," kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono, Rabu (6/6/2018).

Barang bukti kertas label alamat pengiriman paket yang beredar di media sosial itu penting untuk proses penyelidikan.

Polisi ingin memastikan kertas label alamat pengiriman paket dalam rekaman video yang beredar di media sosial itu sama seperti dengan yang asli apa tidak.

Baca: VIDEO Viral Nota Pengiriman Paket Bertuliskan Alquran di Blitar, Polisi Lakukan Ini

Baca: Nota Pengiriman Paket Bertuliskan Alquran yang Viral Itu Diduga Berasal dari Sini

Baca: Video Viral Nota Pengiriman Paket Bertuliskan Alquran, Ini Pengakuan Penanggungjawab Elteha Blitar

"Kami ingin mencocokkan kertas asli dengan kertas yang berada di rekaman video, sama apa tidak. Tinggal menunggu barang bukti dari Sumenep saja," ujar Heri.

Dikatakannya, polisi sudah menyita beberapa barang bukti dari kantor PT Elteha, selaku biro jasa pengiriman paket yang memiliki label alamat pengiriman bertuliskan ayat Alquran.

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono menunjukkan barang bukti kertas bekas untuk label alamat dan satu unit komputer yang disita dari PT Elteha.
Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono menunjukkan barang bukti kertas bekas untuk label alamat dan satu unit komputer yang disita dari PT Elteha. (surya/samsul hadi)

Barang bukti yang disita, yakni, satu unit komputer dan kertas bekas untuk membuat label alamat pengiriman paket.

"Label alamat pengiriman itu memang dibuat dari kertas bekas. Kami menyita beberapa kertas bekas untuk label alamat pengiriman paket dari kantor Elteha. Tapi tidak ada tulisan Arab-nya. Yang ada tulisan Arab hanya satu lembar yang sudah dipotong untuk label alamat pengiriman ke Sumenep itu," kata Heri.

Setelah barang bukti lengkap, kata Heri, polisi segera melakukan gelar perkara penyelidikan kasus itu.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved