Berita Surabaya

Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya dan Harian Surya Gelar Serambi Ramadhan

Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya bersama Harian Pagi Surya menggelar acara Serambi Ramadhan di Gedung Wanita, Surabaya

Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya dan Harian Surya Gelar Serambi Ramadhan
surabaya.tribunnews.com/danendra kusumawardana
Serambi Ramadhan yang digelar Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya dan Harian Surya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya bersama Harian Pagi Surya menggelar acara Serambi Ramadhan di Gedung Wanita, Jalan Kalibokor, Surabaya, Senin (4/6/2018).

Acara yang bertajuk 'Semarak Ramadhan Berbagi' ini dihadiri oleh puluhan orang yang tergabung dalam group Qasidah dari 20 kecamatan se-Surabaya.

Agenda acara Serambi Ramadhan hari ini adalah perlombaan Qasidah dan berbuka bersama.

Para peserta yang didominasi oleh wanita ini, datang dengan setelan baju dan hijab yang berwarna-warni. Serta menjinjing tas yang berisikan rebana dan tamborine. Peserta laki-laki membawa alat tambahan seperti gitar dan keyboard.

Acara Serambi Ramadhan dibuka langsung oleh Chusnur Ismiati Hendro Gunawan selaku ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya dengan menabuh rebana bersama perwakilan peserta. 'dung dung dung dung' bunyi rebana pun bergemuruh tanda perlombaan Qasidah dimulai.

Para peserta secara bergantian menunjukkan kemampuannya di hadapan juri. Seperti kelompok Samroh Miftahul Jannah, mereka terlihat kompak menabuh rebana dengan gerakan koreografi. peserta lain pun terpanah dengan lantunan sholawat berbahasa jawa dicampur bahasa arab yang di senandungkan vokalis. Sholawat tersebut berjudul 'turi putih'.

Ketua dari Grup Samroh Miftahul Jannah bernama Dami mengatakan, mereka memilih sholawat tersebut karena ingin menunjukkan ciri khas Surabaya. "Sebelum mengikuti lomba kami latihan menghafal part tabuhan rebana dan koreografi selama 5 hari. Serta menentukan sholawat yang akan dipersembahkan. Kami sepakat memilih 'turi putih'," katanya.

Dami juga mengaku cukup puas dengan penampilan kelompoknya. Ia pun optimis memenangkan lomba Qasidah yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya dan Harian Pagi Surya. "Penampilan tadi cukup memuaskan. Tapi semua tergantung juri yang menilai. Kami optimis juara," tegas Dami.

Grup samroh lain bernama Rahmattul Ummah dari kecamatan Suko manunggal, mereka mengenakan setelan yang terlihat mencolok. Mereka memadukan setelan berwarna Jingga dipadu hijab bermotif bunga warna-warni. "Setiap mengikuti lomba Qasidah kami mengenakan pakaian ini," ujar Sri Mulyaningsih selaku koordinator Samroh Rahmattul Ummah.

Sri sapaan akrabnya mengatakan, Karena acaranya mendadak dan persiapannya minim, Ia dan kelompoknya tetap optimis menang. "Latihannya sehari aja. Kalau nanti tidak menang yang penting kami eksis dan kami akan memberikan penampilan yang terbaik," ujarnya.

Terkait acara ini, Chusnur Ismiati Hendro Gunawan mengatakan, acara lomba Qasidah rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Acara ini juga bertujuan untuk menjalin silahturahmi antar muslimah. "Animonya sangat luar biasa, ada 20 kecamatan yang mengikuti lomba Qasidah ini," katanya.

Hendro sapaan akrabnya menambahkan, Ia ingin mengapresiasi talenta yang dimiliki oleh muslimah salah satunya adalah Qasidah. "Kami bersama-sama menebar kebaikan dibulan Ramadhab dengan kesenian," ujar Hendro.

Hendro menjelaskan, nantinya akan dipilih 10 pemenang lomba Qasidah. Setelah juara pertama terpilih, mereka akan mengisi di event-event selanjutnya yang diadakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya. "Kami akan menilai dari kekompakan koreografi, vokalis, dan harmonisasi pukulan rebana," jelasnya.

Ia melanjutkan, agenda acara Serambi Ramadhan berikutnya adalah memberikan santunan kepada ratusan kepada yatim dhuafa.

"Selalu tebar kebaikan di setiap perjumpaan," pungkasnya.

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved