Citizen Reporter

Lesehan Peredam Panas di Bangil

Selain tempatnya yang Instagramable, dukungan koneksi WiFi gratis juga menjadi daya tarik. Itu ditambah dengan menu yang cukup ramah di kantong.

Lesehan Peredam Panas di Bangil
ist

Singgah di wilayah Bangil, Kabupaten Pasuruan, tidak lengkap jika hanya sebatas singgah. Meski kota itu biasanya hanya menjadi wilayah yang dilewati, tidak ada salahnya berhenti sejenak dan mencari kuliner yang menarik.

Bangil selama ini hanya dikenal sebagai daerah penghubung dari Surabaya menuju Banyuwangi, sehingga tak jarang Bangil hanya dilewati saja. Apalagi cuaca di Bangil cukup panas.

Cuaca panas memang milik Bangil. Akan tetapi, ada juga tempat yang adem dengan pemandangan asri. Namanya Warung Teko.

Warung Teko menawarkan konsep kebun di area tengah yang outdoor. Adem, ndeso, ijo royo-royo adalah gambaran suasana yang diusung. Warung yang berlokasi di Jalan Gajahbendo 56, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan itu akan memanjakan pengunjung dengan suasana yang khas hijau akan tanaman-tanaman yang indah dan rimbun ditambah dengan suasana yang asri, udara yang segar.

Warung Teko memahami kebutuhan calon pengunjungnya. Selain tempatnya yang Instagramable, dukungan koneksi WiFi gratis juga menjadi daya tarik. Ditambah dengan menu makanan dan minumannya juga cukup variatif dan ramah di kantong.

Berbagai olahan gurami menjadi menu andalan. Selain olahan gurami, beberapa menu makanan lainnya pun telah menjadi favorit pengunjung. Minuman dan snack pun sangat variatif dan bisa dibilang lengkap disediakan.

Fasilitasnya juga lengkap, mulai dari musala, live music, terapi ikan, karaoke, dan biliard. Fasilitas itu disediakan karena kebutuhan tamu beragam.

Kiki Rizqiyah, pemilik Warung Teko mengungkapkan, itu adalah usaha kulinernya yang pertama. Manajemen dikelola keluarga. Karyawannya sebagian adalah penduduk sekitar.

Mereka berusaha menyediakan pelayanan ramah dan terbaik. Jadi, Bangil tidak hanya wilayah yang dilewati begitu saja. Belokkan kendaraan sejenak untuk menikmati kuliner dan beristirahat di tengah suasana asri.

Mochamad Doni Akviansah
Mahasiswa Jurusan Sejarah
Universitas Negeri Malang

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved