Berita Mojokerto

Polisi Panggil Orangtua Bocah yang Ikut Geng Motor dan Aniaya Siswa SMP di Mojokerto

Dua pelajar ikut geng motor dan aniaya siswa SMP di Mojokerto, polisi akan panggil orangtuanya.

Polisi Panggil Orangtua Bocah yang Ikut Geng Motor dan Aniaya Siswa SMP di Mojokerto
metrotvnews
ilustrasi penganiayaan 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Tim penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mojokerto masih mempersiapkan mekanisme diversi pada dua anggota geng motor yang terlibat aksi penganiayaan terhadap siswa SMP.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP M. Fery menjelaskan ada sejumlah aspek syarat yang harus dipenuhi untuk melakukan diversi.

Karena itulah pihaknya hingga saat masih mempersiapkan diversi yang rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

"Paling tidak lusa depan akan kami lakukan diversi," ujarnya kepada SURYA.co.id, Jumat (1/6/2018).

Fery mengatakan terkait wewenangnya memberikan diversi terhadap dua pelaku penganiayaan di bawah umur yang juga berstatus pelajar berinisial HQ (16) warga Kecamatan Pungging dan EA (16) warga Kecamatan Mojosari tersebut telah melalui mekanisme yang ada.

Menurut dia, pihaknya akan mendatangkan seluruh pihak yang bersangkutan mulai dari memanggil orang tua kedua pelaku dan keluarga korban.

Baca: Video Geng Motor Keroyok Pelajar SMP di Mojokerto Sempat Viral di Media Sosial

Baca: Video Geng Motor Keroyok Pelajar SMP di Mojokerto Sempat Viral di Media Sosial

"Selain itu kami juga akan mendatangkan anggota Balai Pemasyarakatan (Bapas) untuk mendampingi selama diversi," kata polisi mantan Kanit Jatanum Satreskrim Polrestabes Surabaya ini.

Masih kata Fery adanya Diversi ini adalah sesuai amanat UU peradilan anak terhadap pelaku di bawah umur yang tersangkut pidana hukum di bawah tujuh tahun.

Namun pihaknya belum dapat memastikan apakah diversi ini dapat dilakukan atau tidak.

"Diversi ini harus lebih dulu kami ajukan ke pengadilan agar mendapat kekuatan hukum. Selain itu diversi ini dapat dilakukan jika keluarga korban bersedia dan semua pihak menyepakati adanya diversi ini," bebernya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved