Rabu, 8 April 2026

Berita Surabaya

Hari ke-16 Puasa Ramadan, Beberapa Hal ini Bisa Meningkatkan Semangat Beribadah

Puasa tidak hanya menyehatkan sistem pencernaan, namun juga nilai positif yang secara tidak langsung mendidik rohani dan jasmani.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: irwan sy
surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Tadarus Alquran menjadi amalan ibadah utama selain berpuasa dan Salat Tarawih selama Bulan Ramadhan 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ibn al Manzhur seperti yang dikutip dari buku Raih Ramadhan Bersama Al Quran, menjelaskan kata Ramadan berasal dari ar ramadh dan ar ramadha yang berarti panas yang sangat.

Artinya menggambarkan keringnya mulut akibat haus dan dahaga.

Ramadan menjadi satu-satunya nama bulan yang disebut dalam Alquran. Sehingga bisa dipastikan bulan ini menjadi sangat istimewa bagi umat Islam.

Karena keistimewaannya, Ramadan menjadi momen untuk meningkatkan kualitas rohani maupun jasmani.

Terhitung sudah 16 hari puasa Ramadan, semangat beribadah pun harus kian meningkat. Seperti yang dihimpun Surya.co.id, ada beberapa hal yang bisa meningkatkan semangat beribadah selama bulan Ramadan.

Puasa tidak hanya menyehatkan sistem pencernaan, namun juga memiliki nilai positif yang secara tidak langsung mendidik rohani dan jasmani.

Pertama, melatih kecerdasan emosi. Sesuai dengan hakikat puasa itu sendiri menahan diri dan menahan hawa nafsu, puasa mendidik manusia agar dapat melakukan pengendalian dan pengaturan diri ke arah yang lebih baik.

Melatih kesabaran. Puasa mendidik kesabaran meski kita merasa haus dan lapar ketika pendem tiba waktu berbuka kita tetap tidak diperbolehkan bersentuhan dengan makanan dan minuman sekalipun itu halal melainkan kita harus bersabar menunggu hingga waktu berbuka tiba.

Melatih kejujuran dan kedisiplinan. Puasa mendidik untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran dan ke kedisiplinan diri. Orang yang berpuasa dengan penuh iman dan mengharap ridho Allah SWT, maka ia tidak akan makan dan minum serta melakukan hal-hal yang membatalkan puasa dan nilai-nilai nya meski tidak ada orang yang melihat dan tidak ada orang yang tahu kecuali dirinya dan Allah.

Melatih kepedulian sosial. Dalam Islam manusia dipandang memiliki kesamaan derajat. Mereka yang memiliki banyak harta atau status sosial yang tinggi dan mereka yang hidup serba kekurangan, tetap merasakan hal yang sama ketika berpuasa. Yaitu lapar dan dahaga, maka puasa Ramadan memberikan pendidikan kepada kaum muslim tentang sikap kesetaraan dan tidak diskriminatif sehingga satu sama lain dapat saling membantu.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved