Berita Surabaya

Demi Rp 50.000, Pemuda Surabaya 19 Tahun Ini Mau Jadi Kurir Sabu, Begini Nasibnya Sekarang

"Tersangka mengaku dapat upah sebagai perantara jual beli barang haram itu sebesar Rp 50.000 dari Sodik (dpo)," kata Ipda Joko.

Demi Rp 50.000, Pemuda Surabaya 19 Tahun Ini Mau Jadi Kurir Sabu, Begini Nasibnya Sekarang
istimewa
HF (tengah), tersangka 19 tahun jadi kurir sabu-sabu dengan imbalan Rp 50 ribu. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Seorang pemuda berinisial HF (19) tertangkap basah membawa narkotika jenis sabu -sabu, di pinggir jalan depan SMPN 9 Jalan Kapas Krampung, Surabaya.

Kanitreskrim Polsek Gubeng, Ipda Joko Susianto, mengatakan kronologi bermula saat polisi mencurigai HF. Saat ditanya, tersangka HF mengaku hanya sebagai perantara jual beli (kurir) narkotika jenis sabu-sabu.

"Barang bukti yang dibawa tersangka adalah sabu-sabu seberat 0,24 gram atau sebanyak satu poket, yang dibeli seharga Rp 200.000 dari seorang laki-laki yg dikenal bernama Agus (dpo)," kata Ipda Joko, Selasa (29/5).

Uang yang digunakan untuk membeli sabu-sabu tersebut milik Sodik yang saat ini sedang dalam pengejaran.

"Tersangka mengaku mendapatkan keuntungan atau upah sebagai perantara jual beli barang haram itu sebesar Rp 50 ribu dari Sodik (dpo)," tambah Ipda Joko.

Tersangka seorang laki-laki berusia 19 tahun ini tercatat sebagai warga Surabaya, Jalan Platuk Donomulyo 42.

Polisi pun mengamankan satu poket narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,24 gram dan satu unit sepeda motor Honda Beat yang digunakan sebagai sarana.

Akibat perbuatannya itu HF kedapatan memiliki, menimpan, menguasai satu pocket narkoba jenis sabu, dan masih dalam pengembangan oleh Polsek Gubeng, Surabaya.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved