Berita Surabaya

Goresan Lukisan Anak-anak Difabel pada Clothing Line Karya Rizki Ramadityo

Lukisan anak difabel jadi motif untuk brand pakaian Rizki Ramadityo, mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Kristen Petra, Surabaya.

Goresan Lukisan Anak-anak Difabel pada Clothing Line Karya Rizki Ramadityo
surabaya.tribunnews.com/delya oktovie
Nabila Hanum Firdausi (kerudung jingga) dan Winda Astuti tengah melukis di atas kertas gambar yang dibawa oleh Rizki Ramadityo alias Dio (23), Senin (28/5/2018). Mereka berdua adalah murd Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surabaya, yang mengidap cerebral palsy. Hasil lukisan mereka dijadikan motif brand pakaian 'Kulle' milik Dio. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perempuan berjilbab jingga itu berusaha menggenggam erat-erat kuas yang diberikan padanya.

Meski ujung kuas tetap sulit dikendalikan karena tangan kanannya agak sulit mengepal akibat cerebral palsy yang dideritanya, Nabila Hanum Firdausi (19) tetap menggoreskan kuas dengan berhati-hati.

Ia mencampurkan warna biru tua, hijau, dan ungu dalam lukisannya.

Perempuan berbaju merah mudah di sebelahnya tidak ingin kalah.

Winda Astuti (24) yang kehilangan kendali motorik pada tangan, kaki dan kemampuan berbicaranya ini juga menggoreskan kuasnya di atas selembar kertas gambar ukuran A3.

Ia juga menggunakan warna-warna yang senada dengan Nabila.

"Saya senang bisa melukis begini, memang suka melukis tetapi belum kesampaian melukis lagi. Kalau diajak melukis lagi, saya mau, saya juga mau mencoba menggambar jadi tidak hanya melukis," tutur Nabila yang menyebut dirinya sedang jatuh hati pada seseorang ketika membuat karyanya tersebut.

Winda juga merasa senang diajak melukis, hingga ia mengangguk-nganggukkan kepalanya sambil tersenyum ketika ditanya.

"Saya suka karena ketika melukis saya merasa bebas, bisa menyalurkan apa yang saya inginkan," katanya lewat ketikan di gawai milik Rizki Ramadityo (23).

Nabila, Winda dan ketiga murid Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surabaya lainnya yaitu Szaza, Adit dan Yudha, dipilih untuk melukis sesuka hati mereka menggunakan cat warna yang dibawa oleh Rizki Ramadityo alias Dio, seorang mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Kristen Petra, Surabaya.

Halaman
123
Penulis: Delya Octovie
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved