Berita Bangkalan Madura

Enam SD di Bangkalan Terancam Ditutup Karena Kekurangan Guru

Minimnya tenaga guru SD berstatus PNS di Kabupaten Bangkalan, Madura, membuat Dinas Pendidikan bakal menutup 6 SD di sana.

Enam SD di Bangkalan Terancam Ditutup Karena Kekurangan Guru
surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Seorang siswa SDN Saplasah Kecamatan Sepuluh tengah belajar sambil berjongkok. SDN tersebut merupakan satu-satunya lembaga pendidikan negeri di Desa Saplasah yang tidak termasuk dalam rencana penutupan sekolah oleh Disdik Bangkalan meskipun jumlah muridnya di bawah 50 siswa 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kabupaten Bangkalan, Moh Guffron mengungkapkan, permasalahan kebutuhan PNS guru SD selalu menghantuinya.

"Masak satu sekolah hanya kepala sekolahnya saja yang PNS. Sisanya guru honorer," ungkap Moh Gufron.

Ia menjelaskan, pengangkatan PNS guru mutlak menjadi kewenangan pemerintah pusat. Sedangkan pihak disdik sekedar memetakan pendistribusiannya.

"Bahkan satu sekolah gurunya sukwan semua," jelasnya.

Data yang dihimpun BKPSDA Bangkalan, dari 4.583 ruang kelas SD hanya memiliki guru kelas berstatus PNS sejumlah 2.156 guru, 374 guru berstatus THL, dan 2.210 guru berstatus sukwan.

Guru PNS bidang studi Agama Islam berjumlah 254 orang, THL 38 orang, dan sukwan 306 orang. Sedangkan guru PNS bidang studi Pendidikan Jasmanin sejumlah 166 orang, THL 45 orang, dan sukwan 281 orang.

"Untuk PNS tenaga andministrasi sejumlah 102 orang, THL 68 orang, dan berstatus sukwan sebanyak 466 orang," pungkasnya.

Upaya Pemkab Bangkalan menekan angka kebutuhan guru SD berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) menuai jalan buntu. Itu setelah usulan 3.600 THL untuk rekrutmen CPNS ditolak Kemen PAN-RB pada Maret 2018. 

Tags
Bangkalan
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved