Sosok
Sosok - Firda Rachmi, Kebanjiran Tawaran Endorse
Atas capaiannya itu, ia kebanjiran tawaran endorse beberapa produk terkemuka di akun media sosialnya.
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: irwan sy
SURYA.co,id I JEMBER - menjadi Finalis 10 besar Puteri Indonesia Jawa Timur 2016 adalah pengalaman tidak terlupakan bagi Firda Rachmi.
Dara kelahiran Jember 20 tahun lalu itu mengaku dari ajang tersebut ia menjadi lebih percaya diri, wawasan bertambah serta tidak gampang minder.
"Waktu itu 2016 saya masuk 10 besar Puteri Indonesia tapi akhirnya gagal. Tapi ada hikmah yang saya dapat yang membuat saya bersyukur," kata Firda, Jumat (25/5/2018).
Mahasiswi Universitas Negeri Jember jurusan ekonomi itu mengungkapkan dari ajang pencarian bakat bergengsi itu ia jadi punya nama dan dikenal di masyarakat Jember.
Atas capaiannya itu, ia kebanjiran tawaran endorse beberapa produk terkemuka di akun media sosialnya.
"Bawa selempang dulu itu memang mengubah hidup saya. Padahal masih finalis belum juaranya," sambungnya.
Firda menyadari faktor kurangnya tinggi badan menjadi penyebab ia gagal terpilih menjadi Puteri Indonesia kala itu, di samping pengetahuanya yang masih harus diasah kembali.
"Mungkin karena tinggi badan saya 165 cm, sementara peserta lain ada yang 175 gitu tinggi-tinggi deh," ujarnya.
Meski pernah gagal terpilih jadi Puteri Indonesia yang mewakili Jawa Timur, Firda Rachmi masih memendam hasrat suatu saat untuk mengikuti ajang bergengsi itu kembali.
Namun untuk saat ini ia memilih lebih fokus untuk menjalani studi.
"Ingin ikut lagi, tapi ya liat nanti saja setelah urusan kuliah rampung," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sosok-firda-rachmi_20180526_093756.jpg)