Diduga Rudal Rusia Hantam Malaysia Airlines MH17, Kemenhan Rusia: Tak Ada Rudal Melintasi Perbatasan

Penyelidikan yang dipimpin oleh Belanda menyatakan, pesawat Malaysia Airlines MH17 ditembak dengan rudal milik Rusia

Diduga Rudal Rusia Hantam Malaysia Airlines MH17, Kemenhan Rusia: Tak Ada Rudal Melintasi Perbatasan
BBC
Pesawat Malaysia Airlines MH17 yang jatuh pada Juli 2014 menewaskan seluruh 298 penumpang dan awaknya 

SURYA.co.id - Penyelidikan yang dipimpin oleh Belanda menyatakan, pesawat Malaysia Airlines MH17 ditembak dengan rudal milik Rusia.

Wilbert Pauliseen, pejabat Tim Investigasi Gabungan (JIT) berkata, rudal Buk yang ditembakkan adalah milik Brigade Anti-serangan Udara Rusia ke-53.

Brigade tersebut didirikan pada 1967 di Armenia, brigade tersebut sempat dikirim ke Jerman Timur untuk menghadapi Perang Dingin.

Pasukan matra darat itu kemudian ditarik dari Jerman Barat pada 1992, dan hingga kini bermarkas di kawasan Kursk.

"Semua kendaraan pengangkut rudal itu bagian dari militer Rusia," kata Pauliseen dilansir dari Daily Mirror Kamis (24/5/2018).

Sebelumnya di Oktober 2015, Dewan Keselamatan Belanda mengatakan kalau pesawat Boeing 777 tersebut ditembak dengan sistem pertahanan Buk (sistem peluru kendali).

September 2016, JIT juga memperoleh kesimpulan serupa yang membuat Rusia melalui juru bicara Dmitry Peskov mengklarifikasi.

"Kami tidak bisa menerima kesimpulan akhir yang mereka (JIT) katakan. Saya bertaruh mereka belum melihat keseluruhan bukti," kata Peskov saat itu seperti dikutip BBC.

Pemerintah Rusia membantah sistem pertahanan udaranya telah menghantam pesawat Malaysia Airlines MH17.

Bantahan tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan melalui keterangan tertulis, seperti diberitakan AFP Kamis (24/5/2018).

Halaman
12
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Putra Dewangga Candra Seta
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved