Berita Bangkalan

Curi Emas 17 Gram, Mahasiswa Bangkalan Ini Terpaksa Berlebaran di Bui, Begini Modusnya

Mahasiswa Bangkalan ini terpaksa berlebaran di balik terali besi. Ia nekat curi perhiasan emas 17 gram milik sosok yang tak asing baginya.

surya/ahmad faisol
Ilustrasi tersangka (kiri) dan barang bukti berupa perhiasan emas berupa kalung dan kalung emas disita polisi atas kasus pencurian di rumah korban Sibah (47), warga Desa Pandabah Kecamatan Kamal 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Moh Sahri (22), warga Desa Manunggal Kecamatan Klampis dipastikan melewatkan perayaan Idul Fitri.

Mahsiswa ini ditangkap usai mencuri perhiasan emas seberat 17 gram, Jumat (25/5/2018) dini hari.

Belasan gram perhiasan emas itu terdiri dari sebuah kalung lengkap dengan gandul berbentuk nanas seberat 12 gram, sebuah gelang seberat 5 gram, dan sepasang anting jepit seberat 2 gram.

"Pelaku juga membawa kabur uang tunai sebesar Rp 2.314.000. Total kerugian korban yakni senilai Rp 7.164.000," ungkap Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Bidarudin kepada SURYA.co.id, Jumat (25/5/2018).

Pencurian itu terjadi pada Kamis (24/5/2018) sekitar pukul 07.00 di rumah Sibah (47), warga Desa Pandabah Kecamatan Kamal.

Bidarudin menjelaskan, pelaku sempat menginap dua malam di rumah korban sebelum membawa kabur dompet berisikan emas dan uang tunai yang diletakkan dalam rak piring.

"Pelaku masih ada hubungan keluarga, saudara jauh korban. Pelaku pergi tanpa pamit setelah sempat bermalam," jelasnya.

Kepergian pelaku tanpa pamit sempat menimbulkan segudang tanda tanya di benak korban.

Kendati demikian, Sibah belum sadar jika perhiasan dan uangnya telah raib.

Beberapa jam kemudian, lanjut Bidarudin, korban baru sadar ketika hendak memastikan keberadaan perhiasan dan uang di dalam rak lemari piring.

"Pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang tengah beres-beres rumah. Saat itulah, pelaku pergi setelah menggondol barang-barang milik korban," jelasnya.

Di hadapan penyidik, Moh Sahri awalnya membantah telah mencuri perhiasan milik korban.

Namun akhirnya ia mengakui perbuatannya setelah polisi menemukan sejumlah barang bukti milik korban.

Moh Haris dipastikan berlebaran di balik jeruji lantaran terancam hukuman pidana selama 5 tahun.

Sebagaimana disebutkan dalam Pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved