Breaking News:

Berita Sidoarjo

Sampah Menumpuk di Sungai Sidoarjo, Wabup Berharap Ada Perdes tentang Sampah, ini Tujuannya

Wabup berharap ada Peraturan Desa (Perdes) yang mengatur tentang sampah dan lingkungan.

Penulis: M Taufik | Editor: Parmin
surya/m taufik
Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin sidak sungai yang penuh sampah di Sukodono, Rabu (23/5/2018) 

POTO - Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin melihat sendiri sungai yang penuh dengan sampah di Sukodono, Rabu (23/5/2018)

SURYA.co.id | SIDOARJO - Berbagai program sudah diluncurkan untuk menangani tumpukan sampah dan pendangkalan sungai di Sidoarjo.

Tapi kesadaran masyarakat masih rendah, sehingga kondisi sungai di beberapa titik di Kota Delta masih memprihatinkan. Banyak sampah menumpuk di sana-sini.

Kondisi tersebut dilihat langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin saat sidak di sungai Desa Jumputerjo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Rabu (23/5/2018).

Di sana, Wabup melihat tumpukan sampah sampai menutup sungai. "Ini karena kesadaran dan kepedulian masyarakat yang kurang. Beberapa waktu lalu sudah dibersihkan, tapi sampah kembali menumpuk seperti ini," kata dia.

Melihat itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sidoarjo pun langsung menurunkan alat beratnya untuk membersihkan sampah yang menumpuk di sungai itu.

Wabup berharap ada Peraturan Desa (Perdes) yang mengatur tentang sampah dan lingkungan agar masyarakat tidak sembarangan membuang sampahnya ke sungai.

"Memang secara teknis program-program dari Pemerintah Kabupaten sudah ada, akan tetapi Pemerintah Desa pun diharap juga ikut memperkuat program dari Pemkab. Caranya dengan membuat Perdes," lanjut dia.

Dengan Perdes di setiap Desa, semua akan mengawasi bersama-sama, ikut menjaga lingkungan dan sungainya sehingga masyarakat tidak sembarangan membuang sampah di sungai. Tentu harus ada sanksi bagi yang melanggar.

Kepala Dinas PUPR Sidoarjo Sigit Setyawan yang juga ikut dalam Sidak ini menyampaikan bahwa sejak 2017 sudah ada berbagai program untuk mengatasi kondisi sejumlah sungai di Sidoarjo.

"Program peduli sungai sudah berjalan. Pengerukan pensangkalan dan pembersihan sampah juga terus dilakukan. Dan kami juga telah melakukan kanalisasi sungai dengan memasang jaring sampah sungai di perbatasan desa, yang tujuannya agar warga setempat bertanggung jawab dengan kebersihan sungai di Desanya," urai Sigit.

Selanjutnya, jika bisa diterbutkan Perdes tentang kebersihan lingkungan dan sungai, pihaknya berharap pemerintah desa bisa melakukan sosialisasi untuk mencari kesepakatan bersama masyarakat dalam menjaga kebersihan di lingkungannya.

"Masalah sampah ini harus diselesaikan bersama. Mulai dari Pemkab, Kecamatan, Desa, dan semua masyarakat harus ikut serta peduli dengan lingkungannya," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved