Berita Pendidikan Surabaya

Dindik Jatim Buat Aturan Khusus Siswa, SOP dan Tata Tertib, Apa Saja Isinya? ini Penjelasannya

Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim meluncurkan dua aturan khusus yakni Standar Operasional Prosedur (SOP) danTata Tertib (Tatib) tentang Kesiswaan.

Dindik Jatim Buat Aturan Khusus Siswa, SOP dan Tata Tertib, Apa Saja Isinya? ini Penjelasannya
surya/sulvi sofiana
Kadindik Jatim Saiful Rachman 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim meluncurkan dua aturan khusus yakni Standar Operasional Prosedur (SOP) danTata Tertib (Tatib) tentang Kesiswaan.

Dinas Pendidikan juga telah mengumpulkan kepala sekolah untuk memberikan pemahaman terkait rambu-rambu tentang kesiswaan.

Selain itu, sekolah akan mendapat aturan tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang harus dilaksanakan.

Gubernur Soekarwo dalam pengarahan kepada Rakor Kepala SMA Swasta se-Jatim di Surabaya menuturkan, setiap daerah memiliki potensi berbeda-beda.

Karena itu, pada saat Mendikbud RI dijabat Prof M Nuh kala itu akan membuat Standar Pelayanan Minimal (SPM) sekolah batal.

Alasannya, karena perbedaan potensi sekolah di tiap daerah. Saat ini ketika SMA dikelola provinsi, rambu-rambu tentang kesiswaan maupun SPM itu perlu dibuatkan.

"Dengan begitu tidak ada sekolah yang pinggiran dan tengahan. Ada yang dibebaskan sama sekali, ada yang bebannya tinggi sekali,” tuturnya di Mercure Hotel, Rabu (23/5/2018).

Sedangkan terkait rambu-rambu tentang kesiswaan, Gubernur menegaskan hal tersebut hanya dalam rangka membangun karakter disiplin siswa.

Salah satunya ialah melalui kerjasama dengan TNI dan Polri pada saat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

“Cara hidup yang disiplin, berpikir positif itu yang kita serap dari TNI dan Polri. Kalau menangkal radikalisme secara langsung itu gurunya,” tutur Pakde Karwo.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved