Sosok
Sosok - Berty Iswandini, Hunting Es Oyen untuk Takjil Buka Puasa
Makanan kecil pembuka sebelum berbuka puasa itu selalu menggoda Berty.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | SURABAYA - Saat yang paling dinantikan Berty Iswandini adalah menjelang berbuka puasa. Salah satu pegawai Basarnas Surabaya ini paling senang menyisir jalan sambil mencari takjil.
Makanan kecil pembuka sebelum berbuka puasa itu selalu menggoda Berty.
"Kalau lihat es oyen, rasanya ingin segera meminum sambil mengangkat mangkuknya," ucap Berty, Selasa (22/5/2018).
Berty juga tidak sabar begitu jam tugas di Kantor Basarnas selesai. Saat puasa begini, jam pulang kerja pukul 15.00 WIB. Sedapnya alpukat selalu menjadi alasan Berty merindukan es oyen.
Namun, Gadis kelahiran 11 januari 1987 asli Sidoarjo ini memilih tidak segera meninggalkan kantor saat Jam kerja selesai. Dia lebih sering ngobrol dulu sama rekan-rekannya di kantor.
Setelah dirasa cukup, Berty yang rela meninggalkan Akbid demi bergabung ke Basarnas ini tancap gas berburu takjil. Untuk minum yang paling dicari adalah es oyen.
"Awalnya saya sempat takut kalau minim es oyen bisa flu. Tapi lama-kelamaan jadi biasa. Biasanya saya minta es nya sedikit saja," tambah Berty.
Gadis yang jago renang ini tidak pernah pantangan soal makanan. Bahkan makanan gorengan pun bagi penghobi traveling ini tidak menjadi masalah. Berty tidak takut dengan makanan gorengan.
"Saya biasa cari ote-ote. Namun saya lebih memilih yang tempatnya bersih. Kalau soal gorengan ini saya agak bandel," ucapnya.
Pengalaman puasa tahun lalu, Berty siap-siap mau berbuka puasa di kantor. Saat ada kejadian luar biasa, semua rekan-rekan Basarnas harus siaga.
"Pernah kami ngabuburitnya bareng-bareng masak di kantor. Kami bikin takjil dan masak bareng. Seru," ujar Berty yang kerap diterjunkan SAR di perairan.