Pilkada 2018

Masih Timpang, Khofifah Komitmen Dorong Pembangunan Wilayah Selatan dan Kepulauan lewat Program ini

"Kami punya tekad menggelontor pembangunan infrastruktur bukan hanya di ring satu saja. Tapi di lingkar selatan, dan kepulauan," ucap Khofifah.

Masih Timpang, Khofifah Komitmen Dorong Pembangunan Wilayah Selatan dan Kepulauan lewat Program ini
surya/fatimatuz zahro
Calon Gubernur Jawa Timur dan calon wakil gubernue Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak saat bertemu dengan jamaah Muslimat NU di Pemakasan, Selasa (2/5/2018) 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa berulang kali menyampaikan bahwa ketimpangan di Jawa Timur banyak terjadi di banyak sektor.

Mulai dari ketimbangan sosial yaitu jurang dalam kemiskinan antara desa dan kota, juga ketimpangan pembangunan wilayah utara dan selatan.

Oleh sebab itu, dalam Pilgub Jawa Timur kali ini, ia dan calon wakilnya, Emil Elestianto Dardak berkomitmen ingin mendorong pembangunan wilayah selatan dan kepulauan.

"Kami punya tekad untuk menggelontor pembangunan infrastruktur bukan hanya di ring satu saja. Tapi juga di lingkar selatan, dan juga kepulauan," ucap Khofifah, Selasa (22/5/2018).

Wilayah selatan memiliki potensi luar biasa. salah satunya dikatakan Khofifah adalah wilayah Prigi. Dari berbagai studi, Prigi dikatakan sangat layak untuk menjadi pelabuhan kesar. Karena kedalaman pesisirnya sampai 16 meter.

"Artinya kapal dengan kapasitas lebih besar bisa bersandar di sini, bahkan bisa jadi pelabuhan yang menghubungkan Cilacap, Pangandaran sampai Banten," tegas Khofifah.

Dengan penggelontoran program infrastruktur di wilayah selatan ini, maka dirinya yakin wilayah selatan Jawa Timur bisa berkembang.

Dan sentra PDRB tidak akan lagi hanya menjadi bagian wilayah utara dan kabupaten kota yang sudah maju. Melainkan juga di wilayah selatan Jawa Timur.

Begitu juga untuk wilayah kepulauan, mantan Menteri Sosial dan mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini, ia ingin agar konektivitas antar pulau terpencil bisa diperbaiki.

"Bagaimana bisa berkembang kepulauan kita kalau kapal ekspress tidak punya. Maka kita berkomitmen jika nanti diberi kepercayaan masyarakat Jawa Timur kami akan memperbayak kapal eskpress di kepulauan sehingv ekonomi di kepulauan juga berjalan, dan tidak tertinggal," ucapnya.

Wanita yang juga pernah menjabat sebagai Kepala BKKBN ini, pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya pesat di ring satu Jawa Timur saja. Melainkan harus merata di 38 kabupaten kota.

Dan menurut Khofifah, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang di atas rata-rata nasional juga harus diikuti dengan peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM).

"Kita butuh tingkatkan ekonomi di wilayah selatan dan kepulauan. Dan harus menurunkan ketimpangan dan kemiskinn di Jawa Timur," pungkas Ketua Umum PP Muslimat NU ini.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved