Masih Diselimuti Duka, Aa Gym Berikan Komentar Tentang Daftar 200 Mubaligh, 'Saya Gundah'

Setelah Yusuf Mansur, Kini Giliran Aa Gym Buka Suara Mengenai Daftar 200 Mubaligh. 'Seketika Hati Saya Gundah'

Masih Diselimuti Duka, Aa Gym Berikan Komentar Tentang Daftar 200 Mubaligh, 'Saya Gundah'
Serambi Indonesia

SURYA.co.id - Baru-baru ini, Kementerian Agama (Kemenag) membuat geger mubaligh Indonesia, lantaran merilis daftar 200 nama penceramah yang bisa dijadikan rujukan masyarakat.

Beberapa dari penceramah tersebut bahkan mengaku tidak pantas berada di dalam daftar tersebut hingga ingin keluar dari daftar yang dibuat oleh Kemenag itu.

Baca: Sejumlah Ustaz Ingin Keluar Dari Daftar 200 Mubaligh Rujukan Kemenag, Ternyata Ini Alasannya!

Baca: Jawaban Menohok Ustadz Abdul Somad Tak Masuk Daftar 200 Dai Kemenag RI Banjir Pujian

Baca: Inara Rusli Beberkan Alasannya Kenakan Cadar, Virgoun Beri Dukungan Penuh!

Sebelumnya nama seperti Yusuf mansur, Dahnil Anzar Simanjutak, dan Fahmi Salim, mengaku tidak pantas berada di "daftar 200".

Mereka kompak mengatakan jika mubaligh yang lebih baik dari mereka masih ada dan tidak masuk dalam daftar tersebut.

Fahmi Salim bahkan dengan tegas meminta dikeluarkan dari "daftar 200".

Selain tiga orang mubaligh tersebut, ada pula nama Abdullah Gymnastiar atau yang akrab dipanggil Aa Gym, masuk dalam daftar yang disarankan oleh Kemenag.

Aa Gym
Aa Gym ()

Baca: Panji Sang Petualang Berduka, Fatimah Tewas Digigit King Cobra saat Tidur

Baca: Tajir Dari Lahir, Ternyata Keluarga Ashanty Juga Orang-orang Hebat, Ada yang Jadi Staf Lembaga PBB!

Baca: Kedatangan Gibran Rakabuming di Acara Mata Najwa Bikin Takjub, Dikawal Dengan Rombongan Khusus!

Aa Gym mengaku baru memberikan komentar mengenai daftar tersebut, lantaran baru saja ditimpa duka yaitu, meninggalnya sang cucu.

Tak jauh berbeda dari alasan ulama-ulama yang lain, Aa Gym bahkan merasa gundah dengan adanya "daftar 200".

Dia merasa masih sangat jauh dari seorang penceramah yang baik dari segi keilmuan maupun pengalaman.

Aa Gym meminta agar daftar tersebut dapat dievaluasi dan dimusyawarhkan kembali dengan MUI serta ormas islam lainnya.

Halaman
12
Penulis: Akira Tandika
Editor: Akira Tandika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved